Caption Foto : Presiden Jokowi saat meninjau penanaman bibit tebu varietas baru

mediapetisi.net – Usai meresmikan program Bioethanol Tebu untuk ketahanan energi di PT Eneeo (Energi Agro Nusantara) Presiden Joko Widodo meninjau penanaman bibit tebu varietas baru di lahan tebu Dusun Temugiring, Desa Batankrajan, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto Jawa Timur. Jumat (4/11/2022).

Presiden Jokowi tampak menyaksikan langsung proses penanaman bibit tebu varietas unggul oleh 35 petani bersama PTPN X. “Ini kita telah memulai sesuatu yang baru untuk urusan tebu karena kita gunakan varietas yang paling baru ini,” ucapnya.

Menurutnya, varietas bibit tebu baru kerjasama dengan Brasil yang digunakan di lahan perkebunan tebu ini tidak banyak membutuhkan pupuk. Bahkan, ia dibuat kagum dengan kondisi tanah di Mojokerto yang subur cocok untuk perkebunan tebu.

“Di sini tidak perlu pemupukan untuk yang nitrat (Pupuk) karena tanahnya sudah subur ini yang sangat bagus,” jelasnya.

Jokowi mengatakan varietas bibit tebu ini dapat tumbuh empat hingga lima batang usai masa penanaman sekitar 26 hari. “Dengan telah ditanam sudah 26 hari dilihat tadi hasilnya sangat luar biasa biasanya nongolnya dua ini disini nongol empat atau lima ini juga sesuatu yang luar biasa,” ungkapnya.

Jokowi mengungkapkan apabila bisa menyiapkan 700 ribu hektare maka Indonesia dapat mewujudkan swasembada gula lima tahun kedepan.

“Sehingga kalau kita bisa betul-betul menyiapkan 700 ribu hektar kita akan mandiri, kita akan swasembada gula dalam lima tahun kedepan. Dan akan saya siapkan yang 700 ribu hektare itu karena sekarang kita baru dapat 180 ribu hektare kita butuh-nya 700 ribu hektare,” bebernya.

Perluasan lahan tanam tebu seluas 700 hektare itu tersebar di sejumlah provinsi dan tidak menutup kemungkinan akan dilakukan di luar Jawa. Selain itu, swasembada gula bisa terwujud maka pengelolaan tebu dapat dimanfaatkan untuk ketahanan energi.

“Kalau gula tercapai nanti sebagian bisa  lewat proses molase atau masuk ke etanol dan kita mulai dari e5, jalan e10, e20 kita main dulu dan untuk sawit ya ini sama. Saya senang kita sudah ketemu jurusnya yang penting itu jurusnya sehingga tinggal implementasi yang harus diawasi,” tandasnya. (lis)