Caption Foto : Kepala Dinas Pertanian Jombang Muchamad Rony saat ditemui di kantornya

mediapetisi.net – Semakin berkurangnya alokasi pupuk kimia bersubsidi oleh pemerintah setiap tahun, maka diperlukan kebijakan pemerintah daerah yang tepat dalam rangka mencukupi kekurangan akan kebutuhan pupuk tanaman. Sehingga Pemerintah Kabupaten Jombang melalui Dinas Pertanian mengusulkan untuk perubahan anggaran keuangan (PAK) ada bantuan berupa pupuk organik cair untuk para petani.

“Saat ini kondisi pertanian terkait dengan mulai berkurangnya pupuk bersubsidi, maka Dinas Pertanian akan meluncurkan program bantuan pupuk organik cair yang diharapkan bisa membantu meringankan beban petani untuk kebutuhan pupuk,” ungkap Muchamad Rony saat ditemui di kantornya. Senin (15/8/2022)

Menurut Rony, pupuk organik cair (POC) tersebut memang mudah diaplikasikan, dan hasilnya juga bagus. Sudah beberapa kali diberi bantuan terutama melalui dana aspirasi dari dewan. Hal ini pemerintah Kabupaten Jombang juga membantu meringankan para petani dengan memberi bantuan pupuk organik cair. Jadi dengan kondisi bersubsidi yang murah dicabut, subsidi yang berupa beberapa jenis. 

“Kami ingin kehadiran pemerintah Kabupaten Jombang membantu meringankan dengan program dengan bantuan pupuk organik cair karena fungsi pupuk bersubsidi dengan pupuk cair tentunya sama. Karena pupuk yang memberikan nutrisi, makanan yang di situ ada kandungan glukoma dan unsur yang lain. Yangmembedakan adalah kalau pabrikan mengandung kimia, yang sifatnya sintetis, reaksi lebih cepat. Sedangkan untuk pupuk organik relatif memang reaksinya sedikit lebih lambat tetapi kandungan nutrisinya sama dengan kimia. Tetapi ini lebih senyawanya juga sama-sama dibutuhkan oleh tanaman,” jelasnya. 

Unsur pupuk organik cair dari buah-buahan, kemudian dari buah-buahan yang sudah difermentasi, tidak ada zat perangsang tumbuh (ZPT), kandungan dari bahan-bahan alami. Sedangkan untuk dosisnya sesuai dengan anjuran per hektarnya 5 liter pupuk organik cair dan sebelumnya sudah dicoba dari bantuan pemerintah pusat.

Kelebihan dari POC diantaranya lebih efisien dengan anggaran yang sama lebih mencakup areal yang lebih luas dan potensi peningkatan produksi yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan pupuk organik padat. Misal dalam 1 hektar diperlukan 5 liter POC yang memang per liter diberi harga 100.000 sehingga diperlukan 500.000 /hektar.

“Tentunya luas lahan yang diberi bantuan pupuk cair, akan kami petakan karena pengajuan kita antara 5000 sampai dengan 7000 hektar. Nanti akan dilihat pengadaannya, mudah-mudahan bisa lebih banyak yang dapat karena harapan kami untuk lokasi-lokasi yang memang benar – benar membutuhkan pupuk sehingga bisa meningkatkan atau minimal mempertahankan kesuburan lahan dan meningkatkan produksi tanaman pada musim yang sama,” tukas Rony. (iin)