Caption Foto : Wabup Sumrambah saat memberangkatkan peserta gowes

mediapetisi.net – Sekitar 3.500 santri, ustadz, ustadzah dan warga sekitar, memadati halaman gedung Rusunawa Pondok Pesantren Darul ‘Ulum Kepuhdoko mengikuti gowes sejauh 5 km dalam rangka memeriahkan Tahun baru Hijriyah 1444 H diberangkatkan oleh Wakil Bupati Jombang Sumrambah. Hadir juga mantan Wabup H. Wodjono Soeparno, mantan Sekdakab H. Soeharto, Camat Tembelang, Kapolsek Tembelang dan Direktur Auto 2000. Senin (1/8/2022)

Wakil Bupati Jombang Sumrambah menyampaikan kegiatan gowes ini merupakan bagian dari bentuk kebangkitan dan guyub rukun santri dan masyarakat di lingkungan pondok pesantren Darul Ulum Kepuhdoko. Apalagi, ribuan peserta gowes yang ikut memeriahkan Tahun baru Hijriyah 1444 H 

“Untuk itu, gowes ini menunjukkan kepada kita semua tentang arti kebangkitan. Bangkit bersama usai pandemi covid bersama mewujudkan semangat santri dan masyarakat menunjukkan tingginya toleransi dan seduluran di kalangan masyarakat Desa Kepuhdoko,” ungkapnya.

Menurut Sumrambah, tngginya seduluran masyarakat tersebut menggambarkan semangat 45 dan semangat merah putih yang menjadi ruh pada momentum tahun baru Hijriyah ini.

“Hari ini sudah masuk bulan Agustus, bulan kemerdekaan RI. Saya yakin semangat 45 semangat merah putih akan menjadi ruh pada seluruh momentum dan gerakan yang kita lakukan bersama. Saya juga mengingatkan kepada peserta gowes agar menjaga ketertiban dan jangan sampai mengganggu orang jalan,” terangnya. 

Sementara itu pengasuh pondok pesantren Darul Ulum Kepuhdoko KH. Mustain mengatakan setiap peserta gowes memperoleh kupon undian gratis, dan disediakan beberapa hadiah termasuk hadiah dari Wakil.Bupati Jombang. Kegiatan tahun baru Hijriyah ini sebelumnya didahului acara tirakatan (Riyadloh) yang dilaksanakan pada tnggl 29 juli yakni malam tahun baru dan diikuti semua santri pondok.

“Sebelum meninggalkan pondok pesantren, Wabup Sumrambah memanggil ke depan podium 4 orang santriwan dan santriwati untuk diajak dialog, dan ditest hafalan Al Qur’annya dan masing – masing diberi hadiah berupa uang,” tukasnya. (lis)