Caption Foto : Gubernur Khofifah saat mengukuhkan Forum BUMDes Jatim periode 2022-2024

mediapetisi.net – Dalam rangka memperkuat peran Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa) di Jawa Timur, Gubernur Khofifah Indar Parawansa mengukuhkan Forum BUMDes Jatim periode 2022 – 2024. Sebanyak sembila orang dikukuhkan dalam kepengurusan Forum BUM Desa ini berdasarkan Keputusan Gubernur Jawa Timur nomor 188/168/KPTS/013/2022 Tanggal 7 Maret 2022.

Pengukuhan Forum BUMDesp Jatim digelar dalam rangkaian Pembukaan 2nd Jambore BUM Desa, Launching Pendampingan PKN STAN dan Peresmian Zona KIP, di Rainbow Garden Poetoek Soeko, Desa Sukosari, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto. Bantuan Keuangan Khusus untuk Penguatan BUMDes di Kabupaten Mojokerto sebesar Rp2.028.875.000 diterima Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati. Sabtu (25/6/2022)

Gubernur Khofifah meminta Forum BUMDes menjadi bagian yang memberikan penguatan pada pemberdayaan dan ketahanan desa. Pasalnya, BUMDes yang semakin produktif akan mampu memberikan kontribusi yang lebih besar kepada masyatakat serta kepada desa.

“Saudara-saudara dari Forum BUMDes, selamat menjalankan mandat. BUMDes ini menjadi tumpuan sangat banyak sektor. Besar harapan kita akan mampu menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi baru. Saat ini banyak kementerian yang menjadikan desa sebagai ujung tombak dalam pelaksanaan berbagai program strategis,” terangnya.

Diantaranya Desa Devisa dari LPEI, Desa Cantik atau Desa yang mencintai Statistik dari BPS, juga Kampung Restorative Justice (KRJ) dari Kejaksaan Agung, Desa Wisata dari Kemenparekraf dan sebagainya. Oleh sebab itu, lanjut mantan Menteri Sosial (Mensos) ini, peranan seluruh stakeholder di lini desa diharapkan bisa membangun desanya lebih kreatif, inovatif dan lebih produktif.

“Hal tersebut akan semakin baik jika ada penguatan yang diberikan oleh kampus. Ada penguatan SDM yang dibangun. Sehingga pentahelix approach akan benar-benar dapat diimplementasikan di desa dan membawa keberhasilan bagi desa. Desa bisa menjadi bagian proses dari berbagai layanan layanan masyarakat yang lain, pilot-pilot projects dari beragam kementerian dan lembaga-lembaga negara itu akan menjadi bagian dari proses sentra ketahanan nasional,” jelasnya.

Salah satunya adalah melalui BUMDes yang kreatif, inovatif dan produktif. Karena BUMDes yang produktif akan memberikan pendapatan yang luar biasa kepada desa, serta mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. Jawa Timur, saat ini memiliki 8.501 desa dan kelurahan.

“Proses ketahanan nasional dimulai dari unsur pemerintahan terkecil yaitu desa. Pada dasarnya, pertahanan nasional berasal dari pribadi-pribadi dan dari entitas terkecil yaitu keluarga. Dari format yang sudah disiapkan sekarang kita bersyukur bahwa penguatan dari seluruh lembaga-lembaga di desa dan kelurahan berseiring dengan berbagai program pemberdayaan ekonomi serta ketahanan masyarakat,” tandasnya.

Dari entitas keluarga, entitas berikutnya adalah RT- RW, entitas berikutnya adalah wilayah administratif terkecil adalah desa. Maka membangun ketahanan keluarga, tambah Gubenur, akan menjadi basis ketahanan desa seterusnya mewujud ketahanan nasional. Gubernur berharap agar pemerintah desa terus memetakan potensi-potensi desanya dan berupaya agar desanya menjadi lebih tangguh.

“Terima kasih atas upaya dari PKN STAN yang telah memberikan penguatan khusus pengelolaan keuangan bagi BUM Desa yang dilakukan melalui program pengabdian masyarakat. Terima kasih ada pendampingan dari PKN stan untuk 200 desa dengan 15 orang tim Saya rasa ini akan menjadi bagian dari penguatan secara substantif dan penguatan secara kualitatif dari seluruh pengelola BUM Desa yang ada di Jawa Timur,” tukas Khofifah. (hms/lis)