Caption Foto : Bupati Jombang bersama Ketua AKD, Asisten I, Kepala OPD, Camat, Ketua PPDI dan Pengurus PPDI Kecamatan Peterongan

mediapetisi.net – Pelantikan dan Pengukuhan Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kecamatan Peterongan Masa Bhakti 2022-2027 oleh Ketua PPDI Kabupaten Jombang Teguh Wahyudi. Dihadiri Bupati Jombang, Asisten 1, Kepala OPD, Camat, Pengurus PPDI Kabupaten dan Kecamatan Peterongan serta Kepala Desa se Kecamatan Peterongan. Bertempat di Pendopo Kecamatan Peterongan Kabupaten Jombang. Selasa (11/01/22) 

Bupati Jombang, H Mundjidah Wahab menyampaikan PPDI (Persatuan Perangkat Desa Indonesia) sebagai motor penggerak roda pemerintahan yang ada di tingkat desa diharapkan dapat membantu Kepala Desa untuk melaksanakan program pembangunan di desa lebih bagus lagi.

PPDI juga diharapkan sebagai wadah Perangkat Desa guna mempererat tali silaturahmi dan saling mengenal antara perangkat desa se Kabupaten Jombang. Karena Kepala Desa dalam pelaksanaan membangun desa bersama dengan PPDI dan ABPEDNAS serta didukung oleh Forkopimcam sehingga desa akan semakin maju.

“Sedangkan untuk peningkatan kemampuan, kecerdasan, sumberdaya manusia (SDM) perangkat desa dalam  pelayanan kepada masyarakat perlu adanya PPDI dan APEKNAS serta didukung oleh Forkopimcam, sehingga tercipta desa yang gemah ripah loh jinawi,” tuturnya.

Selain itu, dukungan Pemerintah Kabupaten kepada desa untuk meningkatkan kapasitas Sumber daya manusia (SDM) Perangkat Desa juga sangat diperlukan untuk desa bisa semakin maju.

“Saya harap dinas terkait di lingkup pemerintah kabupaten agar mendukung pelaksanaan pembangunan desa. sedangkan PPDI juga membantu kegiatan kepala desa, terutama dalam mengatasi masalah Stunting. Dungkungan juga diharapkan dari elemen masyarakat, dan organisasi masyarakat secara bersama sama mengatasi Stunting,” harap Bupati Jombang.

Di tempat yang sama, Ketua PPDI , Teguh Wahyudi berharap agar ada tambahan tunjangan yang dialokasikan dari APBD provinsi, PPDI sudah melaksanakan pertemuan dengan Gubernur Jawa Timur.

“Gubernur Jawa Timur sudah menjanjikan pengalokasian tunjangan dari APBD dengan perkiraan 1 tahun kedepan bisa direalisasikan kalaupun nanti belum di realisasikan kita tagih bersama sama. Kiarena kemarin waktu Munas pada tanggal 27 sampai 9 Januari 2022 terdapat pelaksanaan musyawarah nasional PPDI untuk memilih ketua PPDI pusat yang dalam pembukaan di hadiri oleh Bapak Wakil Gubernur Jawa Timur dan pada saat penutupan di hadiri oleh ibu Gubernur Jawa Timur,” jelasnya.

Dalam Munas turut hadir pula Dirjen Kemendagri yang menyampaikan tunjangan dari APBD provinsi tersebut akan segera di realisasikan. Menurut Teguh Hal tersebut merupakan upaya perjuangan PPDI di tingkat pusat. Tidak hanya itu, di tahun 2019 seluruh perangkat desa se Indonesia sekitar 1 juta lebih perwakilan perangkat desa yang di dalamnya terdapat juga perwakilan perangkat desa Kabupaten Jombang turut berjuang di Jakarta untuk memperjuangkan kesejahteraan teman teman perangkat desa.

Sementara itu,sejak tahun 2014 turun undang-undang desa, berdasarkan PP43 perangkat desa mendapatkan Silva 50% dari kepala desa. Sedangkan untuk teman teman Sekdes mendapatkan 70% dari kepala desa.

“Di tahun 2019 kita datang bersama sama ke Jakarta dalam acara silaturahmi nasional dan PPDI merupakan organisasi satu satunya yang bisa menghadirkan bapak presiden pada waktu itu dan pada saat itu bapak presiden menjanjikan silva perangkat desa yang awalnya kurang lebih 1.500.000 sampai 1.600.000 naik menjadi 2.022.000. Hal itu merupakan suatu prestasi dan bukti perjuangan PPDI pada perangkat desa,” pungkas Teguh Wahyudi. (lis)