Caption Foto : Sekretaris Dinas Koperasi dan UM Jombang Sri Suryati saat membuka pelatihan

mediapetisi.net – Pemerintah Kabupatrn Jombang melalui Dinas Koperasi dan Usaha Mikro menggelar Peningkatan Kapasitas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (PK2UKM) dengan Pelatihan kompetensi bagi koperasi ritel angkatan II dibuka oleh Sekretaris Dinas Koperasi dan UM Jombang Sri Suryati. Dihadiri Kepala Seksi Restrukturisasi Usaha Jatim Sri Andayani dan nara sumber dari UNDAR Jombang Junaedi serta diikuti Koperasi wanita dan KUD. Bertempat di Gedung KPRI Sejahtera Jombang. Selasa (16/11/2021)

Sekretaris Dinas Koperasi dan UM Jombang Sri Suryati menyampaikan pelatihan kompetensi bagi koperasi ritel untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia koperasi. Karena koperasi mempunyai peran yang penting dalam pembangunan ekonomi nasional, di mana banyak usaha berskala besar mengalami stagnasi atau berhenti aktivitasnya koperasi terbukti lebih tangguh dalam menghadapi situasi Covid-19. Peranan koperasi terutama pada masa pandemi Covid-19 dapat dipandang sebagai kartu pengaman dalam proses pemulihan ekonomi nasional baik dalam mendorong laju pertumbuhan ekonomi nasional maupun penyerapan tenaga kerja.

“Untuk itu Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Jombang mengadakan beberapa kegiatan diantaranya pelatihan akuntansi bagi koperasi, pelatihan laporan pertanggungjawaban pengurus dan pengawas koperasi, pelatihan kompetensi bagi koperasi ritel serta pelatihan khusus dalam mensukseskan target peningkatan sdm koperasi menjadi tempat sasaran dan mampu meningkatkan kualitas koperasi di kabupaten Jombang,” terangnya.

Sedangkan sasaran yang ingin dicapai diantaranya meningkatnya kualitas dan kapasitas sumber daya manusia koperasi sehingga mampu mewujudkan koperasi yang sehat, mengelola dan menyajikan laporan keuangan yang akurat koperasi, mengembangkan usaha koperasi sehingga mampu berdaya saing SDM yang cekatan dan profesional

“Untuk peserta pelatihan terdiri atas koperasi yang keanggotaannya dalam di kabupaten Jombang yang tersebar di 300 desa dan 4 kelurahan. Sedangkan peserta hari ini, pelatihan kompetensi bagi koperasi ritel yang terdiri koperasi konvensional, koperasi syariah, koperasi unit desa dan koppontren berjumlah 75 koperasi/150 orang. Mudah – mudahan dengan adanya pelatihan ini, peserta lebih mampu mengelola usaha yang ada di koperasi di wilayah masing – masing,” harap Sri Suryati.

Sementara itu, Kepala Seksi Restrukturisasi Usaha, Sri Andayani menyampaikan tujuan diadakannya pelatihan tersebut untuk meningkatkan wawasan dan pengetahuan tentang Manajemen yang benar, serta untuk mengetahui Manajemen perencanaan, pengorganisasian kepemimpinan dan pengendalian sumber daya manusia/organisasi. Sasaran pelaksanaan kegiatan ini adalah Pengurus/pengelola Koperasi dan pelaku usaha di kabupaten Jombang dengan harapan wawasan mereka akan pengelolaan Koperasi dan Usaha semakin bertambah.

“Sedangkan permasalahan klasik dari Koperasi serta UKM adalah masalah Struktur tugas, Prosedur kerja, Sistem manajemen dan Standar kerja yang dapat di jadikan acuan bagi pihak manajemen Koperasi dalam memberikan pelayanan bermutu bagi Anggota dan pengguna jasa lainnya. Untuk itu, tentu akan berpengaruh terhadap semakin meningkatnya bidang usaha yang mereka lakukan sehari-hari, yang pada akhirnya kesejahteraan karyawan dan anggota juga akan meningkat,” pungkasnya. (lis)