Caption Foto : Pj. Sekda Senen saat membuka pelatihan koperasi

mediapetisi.net – Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Jombang menggelar pelatihan pembuatan laporan pertanggungjawaban pengurus dan pengawas koperasi Angkatan I dengan tema “Koperasi sehat usaha mikro kuat, manfaat barokah bersama koperasi dan usaha mikro” dibuka oleh Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Jombang Senen S.Sos, M.Si. Bertempat di Gedung Pertemuan KPRI Jombang. Rabu (13/10/2021)

Pj..Sekretaris Daerah Kabupaten Jombang Senen merespon positif apa yang dilakukan oleh Dinas koperasi dan UM karena jika berbicara terkait koperasi merupakan salah satu cara pemulihan ekonomi daerah dengan meningkatkan kompetensi SDM koperasi agar mempermudah jalannya koperasi.

“Mudah – mudahan dengan adanya kegiatan ini anggota, pengurus dan pengawas bisa memperkuat dan lebih baik dalam mengatur administrasi dan laporan pertanggung jawaban keuangan dan koperasi di kabupaten Jombang bisa berkembang,” ungkapnya.

Menurut Senen, kehadiran koperasi ditengah – tengah masyarakat ini tidak bisa dipungkiri memang manfaatnya sangat besar, sejak reformasi sampai sekarang koperasi salah satu yang masih bertahan dalam perekonomian adalah koperasi.

“Kepada anggota koperasi yang mengikuti pelatihan ini supaya tetap menerapkan protokol kesehatan. Meski sudah divaksin tidak boleh lengah, apalagi kabupatrn Jombang sudah PPKM level dan diperbolehkan melaksanakan kegiatan tetapi tetap prokes dan jangan kendor,” pesannya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Jombang Muntholip yang diwakili oleh Sekretaris Dinas Koperasi dan UM Sri Suryati menyampaikan bahwa khusus Kabupaten Jombang tahun 2021 melalui Dinas Koperasi dan UM meningkatkan pada kapasitas SDM koperasi untuk pendidikan dan latihan perkoperasian sebagai upaya meningkatkan para pelaku dan anggota koperasi yang mempunyai usaha mikro sehingga koperasi semakin maju dan berkembang pesat.

“Tujuan pelatihan ini untuk meningkatkan kualitas SDM koperasi dan terwujudnya koperasi yang sehat mandiri dan berkembang nya perekonomian di kabupaten Jombang. Adapun target yang ingin dicapai yakni peserta mampu menyusun dan menyajikan laporan pertanggungjawaban pengurus dan pengawas yang baik, peserta mempunyai kompetensi dalam mengelola koperasi sehingga mampu berdaya saing,” terangnya.

Sedangkan kegiatan peningkatan kapasitas koperasi dan usaha kecil menengah (PK2UKM) tersebut terbagi menjadi 3 gelombang, yang pertama pelatihan akutansi bagi koperasi pada bulan September, pembuatan laporan pertanggungjawaban pengurus dan pengawas koperasi yang dilakukan selama bulan Oktober dengan jumlah peserta 150 orang atau 75 koperasi dan gelombang 3 yang akan dilaksanakan pada bulan November adalah pelatihan kompetensi bagi koperasi detail terdiri dari 3 angkatan dengan jumlah 150 orang atau 75 koperasi.

“Untuk narasumber dari dosen Fakultas Ekonomi UNDAR Jombang, sedangkan yang mengikuti pelatihan yakni koperasi konvensional koperasi syariah dan koperasi unit desa. Sedangkan peserta pelatihan khusus berupa pelatihan koperasi provinsi Jawa timur yang akan kami laksanakan di UPT Malang yang terdiri dari 15 koperasi dari peserta pelatihan koperasi yang telah mengikuti PK2UKM tahun 2021,” pungkas Sri Suryati. (lis)