Caption Foto : Waka Polda Jatim saat meninjau vaksin di Jombang

mediapetisi.net – Polres Jombang kembali menggelar Vaksinasi Masal Presisi dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan RI Ke 76. Kegiatan Vaksinasi untuk mendukung program Pemerintah Pusat. Dihadiri Waka Polda Jawa Timur Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo, Bupati Jombang Hj. Mundjidah Wahab, Wakil Bupati Jombang Sumrambah, Sekda Akhmad Jazuli, Kapolres Jombang AKBP Agung Setyo Nugroho beserta Jajaran. Bertempat di Kebon Rojo Kabupaten Jombang. Minggu(1/8/2021)

Vaksinasi dimulai pukul 07.00 WIB diperuntukkan bagi masyarakat yang akan melakukan vaksinasi tahap kedua, melalui kordinir Bhabinkamtibmas di setiap Kecamatan. Vaksin yang digunakan adalah jenis Sinovac. Setelah melakukan vaksinasi masyarakat tidak langsung pulang, tetapi harus menunggu terlebih dahulu selama 10 menit untuk melihat ada keluhan atau tidak. Jika ada keluhan agar lebih mudah dan cepat bisa mendapatkan penanganan medis

Waka Polda Jatim Brigjen Pol Slamet Hadi saat melihat pelaksanaan vaksinasi TNI-POLRI menyampikan, kurang lebih sekitar 2.000 masyarakat Kabupaten Jombang melaksanakan vaksinasi. Tentunya ini bagian dari ikhtiar masyarakat Jombang terkait adanya pandemi covid-19, dapat dilihat betapa antusias masyarakat yang menggambarkan bahwa masyarakat Jombang sangat perduli serta tertarik dengan adanya vaksin. Vaksinasi juga sebuah wujud kepedulian terhadap masyarakat Kabupaten Jombang untuk bisa lepas dari penyebaran covid-19.

“Kegiatan ini merupakan sebagian dari percepatan vaksinasi yang dilaksanakan oleh Pemkab Jombang, cakupan vaksinasi di Kabupaten Jombang merupakan 5 cakupan vaksinasi tertinggi di Jawa Timur. Data vaksinasi tahap pertama terakhir menunjukkan sekitar 820.000 jiwa atau 1,8% dari sasaran vaksinasi di Jawa Timur sedangkan tahap kedua sekitar 0,9% sekitar hampir 300.000 jiwa yang melaksanakan vaksinasi. Ini menggambarkan kepedulian. Saya ucapkan terima kasih kepada Bupati Jombang bersama Forkopimda Kabupaten Jombang terkait pelaksanaan vaksinasi oleh masyarkat,” terangnya.

Terkait dengan stock vaksin sendiri mengikuti pengiriman dari Jakarta yang akan dibagi sesuai dengan jumlah Kabupaten di Jawa Timur dan ini harus diimbangi dengan bagaimana percepatan vaksinasi di wilayah masing-masing, kalau tidak diimbangi oleh kepedulian dan keikut sertaan masyarakat tentunya akan sulit untuk percepatan vaksinasi di masing-masing daerah. 

“Sekali lagi saya ucapkan terima kasih kepada Bupati Jombang terkait adanya ketersediaan peralatan covid-19 yang ada di Jombang. Sampai hari ini kasus aktifnya sekitar 1.500. Jumlah ketersediaan di Kabupaten Jombang untuk tempat tidur isolasi kurang lebih terpakai sebanyak 82% sedangkan untuk ICCU sebanyak 30%, ini menggambarkan bahwa masih bisa dikontrol untuk wilayah Jombang,” ungkap Waka Polda.

Waka Polda Slamet juga menyampaikan kalau pelayanan kesehatan di 13 Rumah Sakit yang ada di Kabupaten Jombang dengan ketersedian sekitar 1.500 tempat tidur isolasi. 

“Saya mohon dengan hormat kepada Bupati dan seluruh jajaran yang hadir saat ini untuk bisa memacu, diantaranya bagaimana vaksinasi berlahan-lahan akan berkurang untuk isolasi sehingga bisa turun sesuai dengan jumlah pemakaiannya, ” ucapnya.

Waka Polda Jatim juga menghimbau kepada masyarakat bahwa vaksinasi yang sekarang dilaksanakan semata-mata untuk membantu agar bisa meningkatkan imun sehingga dapat terhindar dari virus covid-19. Namun bukan berarti setelah melaksanakan vaksinasi dapat lepas dari protokol kesehatan.

“Saya lihat masyarakat Kabupaten Jombang sudah bisa menjalankan protokol kesehatan dengan baik,  untuk itu harus terus diingatkan dan mensosialisasikan kepada masyarakat bahwa protokol kesehatan wajib untuk dilakukan sehingga tidak ada lagi masyarakat yang mengabaikan protokol kesehatan,” pungkasnya. (azl)