Caption Foto : Tim Penilai dari Dinas Peternakan Provinsi Jatim bersama Kepala Dinas Peternakan Jombang dan Kelompok Ternak Sapi Perah Jaya

mediapetisi.net – Lomba penilaian peternak Sapi Perah oleh Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur. Dihadiri Kepala Bidang Agribisnis Dinas Peternakan Provinsi Jatim beserta Tim, Kadis Peternaka Jombang, Camat dan Kapolsek Wonosalam, Babinsa 0814/17, Kades Carangwulung, Koordinator BPP Wonosalam dan Anggota Kelompok Ternak Sapi Perah Jaya. Bertempat di rumah Ketua Kelompok Ternak Perah Jaya Sriawan Dusun Segunung Desa Carangwulung Kecamatan Wonosalam Kabupaten Jombang. Senin (7/6/2021) 

Ketua Kelompok Ternak Perah Jaya Sriawan mengucapkan terima kasih kepada panitia penilai dari Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur yang hadir di Wonosalam. Kemudian Sriawan bercerita awal mulai berdirinya kelompok Sapi Perah Jaya dikarenakan majunya peternak yang ada di Wonosalam dan akhirnya dibentuk suatu kelompok ternak untuk mewadahi hasil ternak yang ada di Wonosalam.

“Kegiatan kelompok yang mana dari instansi terkait, kita melaksanakan konsultasi ke kandang – kandang untuk mensosialisasikan jasa dari Jasindo. Dari olahan susu hasil ternak yang ada kita dapat mengolahnya menjadi minuman segar dalam bentuk kemasan dan lainnya. Sehingga dalam perlombaan alhamdulillah kelompok kita menjadi juara 1 sebagai perwakilan dari Kabupaten Jombang,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Agribisnis Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur Kusdianto beserta tim melihat secara langsung dari informasi dari Dinas Peternakan Kabupaten terkait berkembangnya peternakan Kelompok yang sudah diterima tentang keberadaan atas dinamika kelompok Sapi Perah Jaya yang berdiri dari tahun 2007 yang mana sampai dengan saat ini mengalami kemajuan yang sangat signifikan. 

drh. Mega Yunita akan menilai peternakan -peternakan yang ada di Wonosalam ini, karena ahlinya dalam bidang peternakan. Selain itu tim penilai akan melaksanakan secara penilaian langsung kepada peternak proses budi daya Sapi Perah sebagai dari kriteria penilaian.

“Kami mengingatkan kekurangan dari produk para peternak yaitu ijin edar, karena kalau tidak ada ijin edar, tanpa kelengkapan itu lama – lama bapak bisa ditangkap oleh pihat penegak hukum, tetapi para peternak tidak usah khawatir.  Insyaalloh Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Jombang akan membantu perijinan edar produk peternak agar menjadi produk yang resmi dan aman,” pungkasnya. (lis)