Caption Foto : Rumah warga yang terendam banjir

mediapetisi.net – Telah terjadi banjir dengan intensitas hujan yang cukup tinggi sehingga sungai pancir dan sungai catak banteng tidak bisa menampung debet air sehingga meluap ke daerah pemukiman warga di wilayah Kecamatan Mojoagung dan ketinggian bervariasi ± 20 cm sampai 1 meter. Kamis (02/04/21)

Kepala BPBD Kabupaten Jombang Abdul Wahab saat dikonfirmasi mengatakan telah terjadi banjir karena intensitas hujan yang cukup tinggi sehingga sungai pancir dan sungai catak banteng tidak bisa menampung debet air sehingga meluap ke daerah pemukiman warga Dusun Kebondalem Desa Kademangan. Selanjutnya pertemuan sungai catak banteng dan sungai Gunting tidak mampu menampung debet air sehingga air sungai meluap dan masuk kepemukiman Warga dengan ketinggian bervariasi ± 20 Cm sampai 60 Cm.

Banjir Luapan di wilayah Kecamatan Mojoagung terjadi di Dsn Tegalsari, Ds. Wringinpitu, Kec. Mojowarno 20-40cm, Dsn. Mojodadi, Ds. Selorejo, Kec. Mojowarno Tidak ada genangan, Dsn. Karangkletak, Ds. Catakgayam, Kec. Mojowarno 5-10cm (Berangsur surut), Dsn. Kebondalem, Ds. Kademangan, Kec. Mojoagung 40 – 60cm (Berangsur Surut), Dsn. Betek Utara, Ds. Betek, kec. Mojoagung 20-30 Cm (Berangsur Surut), Dsn. Rejosari, Ds. Gondek, Kec. Mojowarno Tidak ada genangan, 

Tidak hanya itu, banjir luapan diwilayah Kecamatan Mojoagung terjadi juga di Dsn. Pekunden, Ds. Kademangan, Kec. Mojoagung 10 – 60cm (Berangsur surut), Dsn. Kagulan, Ds. Janti, Kec. Mojoagung 10 – 20cm (Tren ketinggian stabil),Dsn. Mancilan, Ds. Mancilan. Kec. Mojoagung Tidak ada genangan, Dsn. Pandean, Ds. Miagan, kec. Mojoagung Tidak ada genangan, Dsn. Talunlor, Ds. Talunkidul, Kec. Sumobito tinggi air sekitar 60 – 100 cm (tren ketinggian stabil), Dsn. Grudo, Ds. Madyopuro, Kec. Sumobito 50-80 Cm (tren ketinggian stabil)Dsn.Ngrambe, Desa.Kendalsari, Kec.sumobito 40-50 Cm (Tren ketinggian naik).

“Banjir terjadi sekitar pukul 02.30 Warga masyarakat, Babinsa, Babinkamtibmas dan perangkat Desa Dsn. Kebondalem Ds Kademangan serta relawan Semar Mojoagung dengan BPBD Pos Mojoagung tiba di lokasi yang terkena banjir untuk membantu mengamankan barang milik warga yang terkena dampak banjir. Sekitar pukul 04.30 Air sungai Catak Banteng dan sungai Pancir sudah mulai berangsur – angsur surut,” ungkap Wahab.

Sedangkan jumlah warga yang terdampak banjir akibat luapan sungai Pancir dan sungai Gunting sebanyak 80 KK karena yang paling tinggi airnya di Desa Kademangan. Babinsa, Kepala Desa, Babinkamtibmas beserta perangkat desa menyiapkan tempat pengungsian untuk Warga yang berdampak banjir bertempat di Kantor Balai Desa Kademangan. Para relawan Semar, BPBD Pos Mojoagung bersama masyarakat tetap siaga guna mengantisipasi terjadinya luapan air Sungai Pancir dan Sungai Gunting.

“Hasil pantauan di lapangan disekitar lokasi belum ditemukan adanya tanggul sungai yang bocor/jebol, sehingga sangat dimungkinkan banjir terjadi karena luberan debit air yang besar,” pungkas Wahab.(lis)