Caption Foto : Forkopimda Jatim bersama Bupati Jombang saat memantau PPKM Mikro di Desa Candi Mulyo

mediapetisi.net – Forkopimda Jawa Timur, yang terdiri dari Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto dan Kapolda Jatim Irjen Pol. Nico Afinta memantau Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro di Desa Candi Mulyo dan Kelurahan Kepanjen Kecamatan/Kabupaten Jombang. Rabu Malam (24/2/2021)

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengatakan, PPKM Mikro sudah dilakukan pada tanggal 9 sampai dengan 22 Februari 2021 yang berbasis pada RT / RW, dan Poskonya ada di Desa. Sedangkan untuk pemetaan yang telah dilakukan oleh Polda Jatim, untuk RT ada 210 yang masuk kategori zona merah, untuk orange ada 1.245, Kuning 10.023, dan zona hijau sebanyak 81.730 yang tersebar di 38 Kabupaten Kota di Jawa Timur.

Caption Foto : Forkopimda Jatim saat menyerahkan bantuan untuk Desa yang menerapkan PPKM Mikro

“PPKM Mikro sama-sama efektif, semua membatasi dengan kriteria-kriteria tertentu, dengan prosentase dan jam tertentu, serta area tertentu. Diharapkan efektivitas PPKM berskala Mikro ini lebih signifikan. Seluruh armada dari Kodam V Brawijaya, dari Polda Jatim, maupun dari Kabupaten Kota akan berseiring dengan maksimalisasi PPKM berskala Mikro ini lebih signifikan lagi. Keberhasilan PPKM pelaksanaan testing dan melakukan input data perkembangan secara rill. Sehingga PPKM Mikro diperpanjang sampai tanggal 8 Maret 2021,” terangnya.

Sedangkan Zonasi Bersatu lawan covid (BLC) yang tiap Selasa mengupdate zonasi diseluruh kota kabupaten se Indonesia, Jawa timur mulai kemarin tercatat sudah terbebas dari zona merah tetapi Gubernur Khofifah selalu mengingatkan kepada masyarakat bahwa semua zonasi itu dinamik. Kalau setiap Selasa di update tentu yang sudah terbebas dari zona merah pemerintah berharap semuanya menjaga.

“Untuk itu Pak Pangdam dan Pak Kapolda masih terus melakukan kunjungan ke posko – posko desa yang menjadi sentra dari PPKM berskala mikro di masing-masing RT RW ini untuk bisa mendetailkan lagi intervensi yang lebih efektif. Alhamdulillah di desa Candi Mulyo ini sudah bebas zona merah danbebas zona orange, tinggal 1 RT yang zona kuning dan selebihnya sudah zona hijau yang artinya basisnya sudah sangat mikro sekal. RT dilihat apakah ada yang probable dan ada yang saspek kalau ada yang positif sampai 5 maka dia kategori zona kuning, kalau ada yang positif 6 sampai 10 maka itu zona orange. Jika yang positif diatas 10 maka zona merah dan alhamdulillah di sini sudah bebas zona merah,” jelasnya.

Selanjutnya di Desa Candi Mulyo zona orange tinggal 1 RT zona kuning dan yang lainnya sudah zona hijau. Artinya desa tersebut menjaganya dan harus lebih waspada, lebih ketat dan tetap menerapkan protokol kesehatan dengan menggunakan masker, tetap menjaga jarak yang aman, mencuci tangan dan tetap menjauhi kerumunan. Hal-hal seperti itu harus tetap diingatkan kepada seluruh warga dan siapa saja yang ada di area tersebut.

“Untuk itu, pelaksanaan 3M (menggunakan masker, tetap menjaga jarak yang aman, mencuci tangan dan tetap menjauhi kerumunan) serta vaksinasi menjadi bagian penting serta pengawasan zonasi juga menjadi atensi bersama,” pungkas Gubernur Khofifah. 

Ikut dalam pemantauan diantaranya Sekdaprov, Pejabat Utama Polda Jatim dan Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Gatot Repli Handoko, serta Pejabat Utama Kodam V Brawijaya. Selain itu ada Bupati dan Wakil Bupati Jombang, Kapolres, Dandim 0814, Sekda, Asisten dan Kepala OPD. Usai dari Desa Candi Mulyo selanjutnya rombongan Forkopimda memantau di Kelurahan Kepanjen. (Lis)