Caption Foto : Bupati Jombang saat serahkan hewan qurban di Pendopo Kecamatan Bandar Kedungmulyo
mediapetisi.net – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1441 H Bupati Jombang bersama BAZNAS (Badan Amil Zakat Nasional) menyalurkan hewan qurban kepada Masjid, Mushola, TPQ dan Pondok Pesantren. Bertempat di halaman Pendopo Kecamatan Bandar Kedungmulyo Kabupaten Jombang. Rabu (29/7/2020)
Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab menyampaikan terima kasih dan apresiasi baik kepada masyarakat juga BAZNAS Kabupaten Jombang yang telah memiliki terobosan baru menyalurkan hewan kurbannya dipelosok desa agar merata. Ini adalah untuk kali pertama Baznas menyalurkan/mendistribusikan hewan qurban hingga ke pelosok desa.
“Kita tahu dikota atau di perumahan hewan qurban menumpuk, maka kita distribusikan ke pedesaan semacam ini. Alhamdulillah, hari ini saya bersama BAZNAS menyalurkan 30 hewan qurban berupa kambing dan 2 lembu, pada 2 Kecamatan yakni Bandar Kedungmulyo dan Kecamatan Perak,” tuturnya.
Adapun rinciannya rincian : 1 Sapi dan 15 Kambing untuk Kecamatan Bandar Kedungmulyo dan jumlah yang sama untuk Kecamatan Perak.Tradisi tebar qurban ke pelosok ini semoga bisa terus dilakukan, dan tahun berikutnya jauh lebih banyak lagi, bisa kita berikan kecamatan yang lain.
“Semoga kegiatan ini memberikan manfaat dan barokah,” harapnya.
Disampaikan pula oleh Bupati Jombang bahwa Pemerintah Kabupaten Jombang mengacu Surat Edaran Menteri agama dan Gubernur Jatim, pelaksanaan sholat Idul Adha bisa dilaksanakan dimasjid musholla atau lapangan dengan tetap melaksanakan protocol kesehatan Pencegahan Covid19 yang ketat.
“Pemerintah menghimbau untuk anak kecil dan lansia yang mempunyai penyakit bawaan dihimbau tidak ikut jamaah sholat Ied dimasjid atau musholla. Tidak ada takbir keliling. Takbiran hanya dilakukan di Masjid dan Musholla,” terangnya.
Bupati juga berpesan, pada saat pelaksanaan penyembelihan qurban, panitia qurban harus memperhatikan protokol pencegahan Covid yang telah ditetapkan. Tempatnya harus sudah dibersihkan disemprot disinfektan. Dan jangan sampai ada pengambilan daging qurban yang menimbulkan kerumunan. Panitia harus mendistribusikan dan mengantarkan langsung ke rumah rumah warga”, pungkasnya. (Hms/yn)