Pemkab Jombang Sosialisasi Penanganan Limbah Infeksius Covid-19 dengan KLHK Melalui Video Conference

23

Masker, Tisu, Sarung Tangan Limbah Infeksius Yang Bisa Tularkan Virus

Caption Foto : Bupati Jombang didampingi Anggota Komisi IV DPR RI saat Video Conference

mediapetisi.net – Meningkatnya Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (Limbah B3) Infeksius hingga 30 persen, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menggelar sosialisasi Daring ‘dalam jaringan” (online) bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Jombang. Rabu (20/5/2020)

Sosialisasi online dihadiri Bupati Jombang, Hj. Mundjidah Wahab, Anggota Komisi IV DPR RI, Emma Umiyyatul Chusnah, ST, M.MPd, Sekdakab Jombang Dr. Akhmad Jazuli, dan Agus Purnomo tim Pencegahan Gugus Tugas Covid diruang Kerja Bupati Jombang. 

Sosialisasi bertema Penanganan Limbah  Infeksius Covid 19 pada fasilitas Pelayanan Kesehatan ini juga diikuti oleh Direktur RSUD Jombang, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jombang, LSM Sanggar Hijau Indonesia dan Yayasan Fathul Ulum.

Selama masa pandemi Covid-19 berlangsung di Indonesia, limbah infeksius meningkat hingga 30 persen. Limbah infeksius pun mulai ditemu­kan di sungai dan pantai. Kondisi ini harus segera diantisipasi dengan se­rius agar tak menjadi sumber pe­nu­laran penyakit di masyarakat.

“Pengelolaan limbah medis limbah B3 harus mendapatkan penanganan khusus karena sangat berbahaya jika tidak ditangani dengan baik apalagi ditengah pandemi Covid. Untuk itu perlu petugas pengelola limbah medis juga harus memperhatikan protokol kesehatan. Pengelolaan limbah B3 secara benar dan baik juga berguna untuk memutus penyebaran virus Covid 19, dan kini  limbah B3 naik 30 persen”, tutur Dirjen Sampah, Limbah, dan B3 (PSLB3) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Rosa Vivien Ratnawati.

Secara Virtual pada video conference tersebut juga diserahkan Bantuan secara Simbolis dari  Program KLHK Dirjen PSL B3 diserahkan oleh Ema Umiyyatul Chusnah, ST., M.MPD. anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PPP kepada Sekdakab Jombang, Akh Jazuli yakni bantuan 35 unit Drop Box limbah B3 Fasyankes, bantuan 200 paket APD petugas pengelola Limbah B3 fanyankes. Bantuan 7000 plastik pengumpul limbah B3 Fasyankes. Bantuan 1 Unit kendaraan roda 3.

Selain itu juga ada bantuan simbolis 3 unit kendaraan untuk Yayasan Fatkhul Ulum. Bantuan 1 Unit Kendaraan roda tiga untuk SLM Sanggar Hijau Indonesia.

Masyarakat juga diharapkan ikut menekan laju sampah B3 dari masker. Untuk yang sehat diharapkan menggunakan masker kain yang bisa dicuci dan digunakan berulang kali. Sebelum membuang sampah masker yang sekali pakai, pastikan sdh dirusak terlebih dulu dengan digunting gunting, guna menghindari penyalahgunaan limbah masker.