Caption foto : Gubernur Jatim saat sambutan

JOMBANG :Indonesia yang mayoritas penduduknya beragama Islam dan terbesar di Dunia, sudah saatnya menarik Pasar Syariah Internasional ke Indonesia. Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa yang saat ini mendapatkan mandat dari masyarakat Jawa Timur telah menyiapkan hal ini cukup lama, ini merupakan cita-cita Khofifah sejak 10 tahun lalu dan Jawa Timur yang akan menjadi pasar syari’ah Internasional tersebut dan diberikan nama Indonesian Islamic Sains Park dan ini juga sudah terdaftarkan diHQ.

“Saya bikin tim lagi, sampai menurut saya sudah final 3 hari lalu. Baru kemarin saya kasih tunjuk ke pak Emil, sorenya ke pimpinan DPRD dan ketua-ketua Fraksi di DPRD, karena saya merasa konsep ini telah selesai,” ucap khofifah.

Menurut Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengatakan, rencananya Indonesian Islamic Center park akan dibangun di Jawa Timur, tepatnya di pintu keluar Suramadu masuk Bangkalan, Madura yang masih perlu direklamasi. pada saat navigasi, sudah dikoordinasikan dengan beberapa kementerian yang memiliki otoritas untuk memberikan pertimbangan kemungkinan melakukan reklamasi tersebut, karena letaknya dibawah jembatan arah Bangkalan, Madura.

Secara keseluruhan ini akan menjadi inisiasi yang menunjukkan bahwa Indonesia dapat merintis pasar syari’ah Internasional untuk ditarik ke Indonesia yang letaknya berada di Jawa Timur, maka panismen dari para kyai sangat penting, dengan harapan ini menjadi pintu masuk yang tidak hanya sekedar untuk fakultas ekonomi syari’ah saja, tetapi mahasiswa yang berbasis pesantren maupun perguruan tinggi Islam, bahkan perguruan tinggi lainnya dapat bersama-sama menjadi kekuataan untuk menarik Pasar Syari’ah Internasional merupakan sesuatu yang possible untuk dilakukan.

Khofifah menjelaskan bahwa Islamic Sains Park atau Indonesian Islamic Sains Park diharapkan menjadi sentral dari grafitasi pasar syari’ah Internasional, dengan konsep lahan 40 hektar yang didalamnya nanti terdapat 20% edukasi, 30% art dan 50% entertainment. Selain itu,ada tempat digital IT untuk museum Islam, Islamic Center yang dapat dipakai untuk Internasional Conferents, maka tokoh ulama Internasional bisa melaksanakan berbagai konferensi-konferensi disitu nantinya.

Khofifah juga berharap kajian-kajian terkait ekonomi syari’ah akan terus dikembangkan. Nantinya di Islamic Sains Park juga akan ada village atau kampung-kampung, seperti ┬áhalal food, tempat pembelajaran ekonomi syari’ah dan juga hotel syariah. Konsep dari Islamic Sains Park sudah jadi dan akan disampaikan kepada masyarakat, serta akan didisplay pada 17 Maret 2019 untuk format dari Islamic Sains Park tersebut, pungkasnya. (rin/yun)