JOMBANG :Pentas Budaya dan Seni yang digelar oleh FKMJ (Forum Komunikasi Masyarakat Jombang) dalam rangka memperingati hari Kesaktian Pancasila dengan tema” Bersenergi Menuju Ideologi Pancasila Sejati”. Dihadiri Wakil Bupati Jombang, Kapolsek Kota, Kabakesbangpol Kab. Jombang, Ketua FKMJ, Ketua LDII Jombang, Ketua INTI Jombang, Ketua Anshor Jombang, Tokoh masyarakat dan tokoh agama, Organisasi Kepemudaan NU, Muhammadiyah dan LDII Jombang, Komunitas Senkom Jombang dan Ketua ILKJ. Bertempat di Pendopo Kabupaten Jombang. Rabu Malam (3/10/2018)

Ketua FKMJ KH. Isrofil Amar menyampaikan terimakasih kepada semua pihak yang telah ikut serta membantu terselenggaranya acara malam hari ini dalam rangka peringatan hari Kesaktian Pancasila.

“Kegiatan malam ini sengaja kami tampilkan beberapa kesenian dan budaya yang ada di Indonesia dengan harapan akan timbul kebanggaan karena Indonesia mempunyai banyak kesenian dan budaya yang beragam,” ujarnya.

Menurut Isrofil, tujuan dan hikmah yang dapat diambil dalam pelaksanaan peringatan hari Kesaktian Pancasila diantaranya bersyukur karena mempunyai dasar negara Pancasila yang sampai sekarang masih terjaga ideologinya, suatu upaya masyarakat dalam menjaga nilai nilai Pancasila jangan sampai ada kelompok tertentu yang ingin mengubah ideologi Pancasila dan memperingatkan serta sebagai alat evaluasi, apakah masyarakat sudah mengamalkan butir butir Pancasila dalam kehidupan sehari hari, jelasnya.

Wakil Bupati Jombang Sumrambah menyampaikan Atas nama Pemerintah Kabupaten Jombang mengapresiasi kepada FKMJ atas terselenggaranya acara peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang menghadirkan para tokoh agama dari semua agama, tokoh masyarakat serta perwakilan dari etnis yang ada di Indonesia dan pertama kali dilaksanakan di Jombang.

“Dengan mengimplementasikan ideologi Pancasila dalam kehidupan sehari hari maka dapat dipastikan keutuhan dan persatuan bangsa akan terjalin dengan sendirinya,” ungkapnya.

Sumrambah menegaskan bahwa Indonesia adalah bangsa yang luar biasa yang memiliki keanekaragaman baik agama, budaya,adat istiadat dan memiliki kekayaan alam yang melimpah,untuk itu dibutuhkan jiwa nasionalis yang tinggi untuk mengelola dan menjaga dari penetrasi atau ancaman negara lain yang ingin menjatuhkan bangsa Indonesia, pungkasnya.

Perlu diketahui pertunjukan seni budaya diantaranya Seni pencak silat tapak suci dari SMA Muhammadiyah Jombang, Paduan suara M3 dari gabungan jemaat GKJW, Tari daerah ojo dilirik dari TITD Hok Liong Kiong, Tari dari GKJW, tari jula juli Jombangan, tari Panji dan kesenian tari remo dari SMKN 1 Jombang. (yun)