JOMBANG, PETISI

Pembukaan Perkemahan pramuka saka taruna bumi dengan tema “membangun generasi pertanian 2018” kegiatan penyuluhan peningkatan produksi pertanian tahun 2018 oleh Ketua Kwarcab Jombang Munif Khusnan selaku pembina Upacara. Dihadiri Tim penilai Kementan, Kabid Litbang Bappeda, perwakilan Dinas Pertanian, ketua Gapoktan se Kabupaten Jombang, BPP, pengurus Kwarcab dan peserta kemah. Bertempat di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Jogoroto. Kamis (5/7/2018)

Ketua Kwarcab Kabupaten Jombang Munif Khusnan dalam amanatnya menyampaikan terima kasih kepada BPP Jogoroto karena Lomba Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) tingkat nasional kami diberi kesempatan untuk membuka perkemahan pramuka saka taruna bumi. Mudah mudahan apa yg kita lakukan selalu mendapatkan ridlo dari Alloh. 

“Saya selaku ketua kwarcab gerakan pramuka jombang menyampaikan terima kasih kepada BPP yang telah mendorong melakukan kegiatan sangat sinergi dengan gerakan pramuka Jombang. Peserta kemah satu saka dari jumlah 12 Saka yang ada di Jombang. Manfaatkan fasilitas yang diberikan BPP dan Dinas Pertanian, bisa menambah pengetahuan adik-adik semua,” ujarnya.

Lanjut Munif,  kegiatan perkemahan pramuka saka taruna bumi dengan tujuan untuk meningkatkan silaturahim, persatuan dan persaudaraan antara anggota pramuka. Selain itu kami juga ingin membangkitkan kesadaran dan semangat berorganisasi dalam wadah gerakan pramuka, gerakan pemersatu dalam membina karakter generasi bangsa.

“kegiatan perkemahan ini dilaksnaakan selama 2 hari tanggal 5 sampai 6 juli 2018. Kami berharap dari kegiatan ini para peserta semakin mendalami pertanian. Saya sangat bangga dan berterima kasih kepada anggota Gerakan Pramuka saka taruna bumi karena dengan diselenggarakan kegiatan ini secara tidak langsung telah ikut andil dan berperan aktif untuk mewujudkan BPP berprestasi,” pungkasnya. (Yun)

Tags :

Jombang Petisi

Pelantikan pengurus Pimpinan Komisariat Perguruan Tinggi (PKPT) Ikatan Pelajar Nadhatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nadhatul Ulama (IPPNU). Dihadiri Plt Bupati Jombang yang didampingi Staf Ahli Bupati dan Kepala Bakesbangpol, KH.Isrofil Amar, Rektor Unipdu KH.Zulfikar Asad (Gus Ufik) serta Ketua dan jajaran pengurus Cabang IPNU – IPPNU Jombang. Masa khidmad 2018-2019. Bertempat di Auditorium Universitas Tinggi Pesantren Darul Ulum (UNIPDU). Kamis(5/7/2018)

Plt Bupati Jombang Hj. Mundjidah Wahab dalam sambutannya menyampaikan selamat atas dilantiknya pengurus Pimpinan Komisariat Perguruan Tinggi (PKPT) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Universitas Tinggi Pesantren Darul Ulum (UNIPDU) masa khidmad 2018-2019.

Foto pengurus yang dilantik bersama Plt Bupat

“Atas nama pemerintah kabupaten Jombang maupun secara pribadi saya menyampaikan selamat atas pelantikan PKPT IPNU Dan IPNU Unipdu. Ke depan pengurus baru ini harus lebih kreatif dan inovatif agar membawa manfaat bagi masyarakat dan pemerintah Kabupaten Jombang,” ungkapnya.

Pelantikan ditandai dengan pengambilan sumpah oleh perwakilan dari IPNU-IPPNU Cabang Jombang yang ditirukan para pengurus terpilih secara bersama sama. (Yun)

Tags :

JOMBANG, PETISI

Ada yang menarik ketika melihat aktifitas para pelajar cilik dari sekolah Taman Kanak-Kanak (TK) Permata Hati Jombang pada hari Rabu, (4/7/2018) saat mereka mengikuti kegiatan Fantastic Holiday di alam terbuka di Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Jogoroto Kabupaten Jombang.

Kepala TK Permata Hati Muhlis ketika dikonfirmasi mengatakan kegiatan Fantastic Holiday diadakan setahun sekali, diikuti anak mulai usia 3 – 10 tahun mulai PAUD sampai SD sebanyak 65 siswa bersama 10 guru pembimbing serta dipandu 1 koordinator BPP dan 4 anggota pramuka. Saat memulai kegiatan fantastic holiday di alam terbuka yang alami dan penuh kesejukan. Kegiatan dilaksanakan mulai pukul 08.00 Wib – 10.00 Wib.

Muhlis Kepala TK Permata Hati Jombang ketika dikonfirmasi mengatakan Kegiatan fantastic holiday untuk siswa TK Permata Hati dan umum. Kegiatan tersebut untuk meningkatkan kemampuan dasar, kemampuan kinestetik serta kerja sama pada diri anak-anak dan bermanfaat bagi pengembangan karakter dan wawasan anak-anak agar menyatu dengan alam sekitar sehingga mereka dapat belajar secara langsung. Kegiatan ini sangat penting bagi anak-anak, di tengah maraknya perkembangan teknologi saat ini.

“Melalui fantastic holiday ini dapat menstimulasi anak-anak untuk menjaga lingkungan, menjadikan anak gembira dan tidak putus asa dengan tantangan alam. Ke depannya diperlukan kerja sama yang baik antara pihak sekolah dan orang tua untuk menggali potensi anak sesuai dengan perkembangannya dan dikaitkan dengan lingkungan sekitarnya sehingga diharapkan akan terbentuk karakter yang tangguh, mencintai lingkungan dan sesuai dengan tumbuh kembangnya,” ujar muhlis.

Lanjut Muhlis, selain fantastic holiday TK Permata Hati unggulannya ilmu pengetahuan yang sifatnya universal, skill anak-anak untuk mendukung karakternya menuju pendidikan karakter. Anak-anak bisa sabar, bersyukur, bermutu, qonaah dan istiqomah,” terangnya. Program unggulan lainnya siswa TK Permata Hati bisa tahfid Al Qur’an juz 30 dan pembelajarannya mengutamakan nilai-nilai Islamiyah, jelasnya.

Koordinator BPP Jogoroto Anasrul Hakim menyampaikan kegiatan fantastic holiday bertujuan untuk mengenalkan anak-anak supaya peduli dan mencintai pertanian. Anak-anak diberi pembelajaran menanam tanamam di polybag, memberi makan pada ikan yang ada di kolam, memberi rumput pada kambing dan belajar menanam padi di sawah serta lainnya. Di setiap sesi kegiatan anak-anak dibiasakan dengan disiplin, patuh aturan dan tata tertib yang diberlakukan.

“Sepanjang kegiatan para siswa dan guru sangat menikmati kegiatan fantastic holiday. Di setiap sesi kegiatan anak-anak dibiasakan dengan disiplin, patuh aturan dan tata tertib yang diberlakukan,” pungkasnya. (yun)

Tags :

Jombang oposisi

Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Jombang, terapkan peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) No. 14/2018. Dalam regulasi tersebut, diatur sistem zonasi untuk penerimaan peserta didik baru (PPDB) mulai tingkat TK-SMA.

Kebijakan itu mengatur PPDB pada Taman Kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), atau bentuk lain yang sederajat.

“Penerapan sistem Zonasi ini, dilakukan sebagai langkah agar tidak terjadinya penumpukan calon peserta didik baru pada sekolah-sekolah tertentu, yang masih difavoritkan masyarakat pada umumnya.

“Tidak kemudian ada sekolah favorit yang semuanya ‘tumplek blek’ jadi satu disalah satu sekolah, sehingga yang lain dianggap tidak berkualitas, makanya diterapkan sistem zonasi pada PPDB tahun ini,” kata drg Budi Nugroho MPPM Rabu (4/7/2018)

Dalam pelaksanaan sistem Zonasi ini, lanjut Busi, mekanisme tersebut lebih mengutamakan agar calon siswa yang berdomisili di wilayah sekitar sekolah yang akan dituju, bisa berpeluang untuk diterima di sekolah tersebut.

“Calon siswa yang ada di sekitar sekolah, yang harus diutamakan mendapatkan kesempatan untuk bersekolah di sekolah itu,” papar Budi. 

Sehingga dengan menerapkan system Zonasi maka akan diperoleh akumulasi nilai, dari skor Zonasi, dan skor nilai.

“Ada skor Zonasi dan ada skor nilai. Jadi sekarang otomatis yang dipakai adalah nilai hasil ujian sekolahnya, dengan begitu skor ini dibuat, yang mempunyai skor maksimal  adalah Desa yang ketempatan sekolahan dan Desa yang berhimpitan dengan sekolah” jelas Budi.

Selain adanya penerapan Zonasi yang nantinya mengatur skor Zonasi I, II, dan III, berdasarkan letak sekolah dan domisili calon siswa. Untuk PPDB tahun ini, orang tua siswa tidak akan dikenakan biaya.

“Sekali lagi untuk mengarahkan pada supaya masyarakat yang ada disekitar sekolah itu yang diutamakan supaya berkesempatan ke sekolah itu, tapi ada persaingan dengan skor nilai. Sehingga diluar itu sudah ada Zonasi II, dan Zonasi III, yang nilai tertingginya semakin menurun. Jadi langsung mendaftarkan secara online dan tidak ada biaya,” terang Budi.

Saat ditanya dengan adanya system Zonasi ini, apakah nantinya siswa miskin akan terfasilitasi kebutuhan pendidikannya, mengingat ada penetapan pagu penerimaan siswa, pada PPDB tahun ini.  Dalam system zona akan dibagi menjadi tiga pagu, yakni pagu untuk system online atau regular, pagu prestasi dan pagu untuk siswa miskin.

“ PPDB ini ada pembagian di sekolah itu ada pagu online atau reguler, ada prestasi dan ada miskin, itu prosesnya mendahului yang regular, dengan syarat dibuktikan surat keterangan miskindari desa,” katanya

Penerapan system Zonasi, diharapkan ada pemerataan kualitas dan akses pendidikan. Dan tentunya semangat ini akan dilakukan secara bertahap, untuk menepis persepsi masyarakat dengan adanya istilah sekolah favorit dan sekolah biasa.(yun)

 

Tags :

JOMBANG, PETISI

Pemerintah Kabupaten Jombang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PP dan PA) Jombang menyelenggarakan Jambore Three Ends Forum Anak Jombang 2018 di Wonosalam Traning Center (WTC). Kegiatan dilaksanakan selama dua hari. Yakni pada 3-4/ Juli /2018). Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional 2018 dengan tema “Membangun Generasi Muda Berkarakter Untuk Indonesia”.

“Anak Indonesia.. Seratus Persen Cinta Indonesia”, “Forum Anak Jombang… Sehat, Kompak dan Peduli”,Itulah Yel Yel yang disuarakan 155 anak Peserta Jambore Anak 2018 di Wonosalam Traning Center (WTC), Selasa (3/7/2018) pagi.  

Kepala Dinas PP dan PA Kabupaten Jombang Nurkamalia, MKes, mengatakan jambore tersebut sebagai upaya meningkatkan komitmen, kepedulian dan peran serta Forum Anak Jombang dalam upaya  pencegahan kekerasan dan pemenuhan hak anak serta pengembangan potensi diri.

“Jambore Anak adalah salah satu wujud komitmen Pemkab Jombang, kepedulian  dalam melaksanakan perlindungan dan pemenuhan hak anak antara lain dengan mengembangkan program Kabupaten Layak Anak yang meliputi klaster hak sipil dan kebebasan, lingkungan keluarga, dan pengasuhan alternatif, kesehatan dasar dan kesejahteraan, pendidikan, pemanfaatan waktu luang dan kegiatan seni budaya serta perlindungan khusus,” kata Nur Kamalia.

Lanjut Nur Kamalia, kegiatan jambore tersebut sebagai ruang bagi anak Jombang untuk berkomunikasi, menumbuhkan sikap kesetiakawanan, kreatifitas, meningkatkan potensi diri dan peran aktifnya dalam mempromosikan pemenuhan hak anak. Kedepan Jombang sebagai kabupaten Layak Anak berkomitmen melahirkan anak-anak yang berkarater, berprestasi baik disekolah maupun di luar sekolah.  

Menurut Nur Kamalia, Anak-anak yang hadir dalam event tersebut ,tergabung dalam Forum Anak Kabupaten Jombang, perwakilan Forum Anak Kecamatan, Forum Anak Desa juga dihadiri perwakilan dari Forum Anak Kabupaten Kota Pasuruan, Mojokerto, Kediri, Nganjuk, Gresik, Batu, Tulungagung, Malang dan Surabaya.

Drs. Purwanto, MKP mewakili Plt Bupati Jombang Hj. Mundjidah Wahab membuka kegiatan tersebut, dalam sambutannya mengatakan,  Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdakab Jombang ini memberikan motivasi dan semangat kepada anak-anak peserta Jambore. Menurutnya, Jambore Anak adalah ajang yang tepat  untuk memperkuat silaturahmi, kebersamaan dan kekompakan anak Jombang, serta menimba ilmu. 

Lanjut Purwanto, Melalui jambore ini mereka juga diperkenalkan dengan aneka kegiatan yang bertujuan untuk menempa mental spiritual anak serta cinta tanah air dan bangsa, sebagaimana karakter bangsa Indonesia. Apalagi anak-anak era milenial ini adalah generasi yang  dihadapkan pada era globalisasi, pengaruh teknologi dan informasi yang global.

Melalui kegiatan jambore ini anak akan diajak untuk cerdas, aktif, menguji solidaritas, jiwa social, dan kekompakan. Plt Bupati Jombang melalui Asisten Pemerintahan juga mendorong Forum Anak Jombang untuk  semakin memperkuat langkahnya guna melakukan upaya preventif mencegah kekerasan terhadap anak. Kegiatan Jambore Anak kedepan diharapkan kuantitas, kualitas dan kemasan kegiatannya makin ditingkatkan.

Menurut purwanto selama dua hari anak-anak usia SMP sederajat dan SMA sederajat ini akan menerima bekal materi tentang kepribadian anak, dari Psikolog. Materi seputar Bahaya Napzah dan Pornografi, dari Polres Jombang. Tentang Kesehatan Reproduksi Remaja dari Dinkes, Religi serta outbond.pungkasnya. (yun)

 

Tags :

Copyright © 2015 Pixel Theme Studio. All rights reserved.