Caption Foto : Pj Bupati Jombang didampingi Forkopimda, Ketua KPU dan Bawaslu saat diwawancarai awak media usai berangkatkan logistik Pemilu 2024
mediapetisi.net – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jombang Jawa Timur mulai mendistribusikan logistik Pemilu 2024 ke Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) memuat 14 unit truk box yang berangkatkan oleh Pj Bupati Jombang Sugiat. Didampingi Kapolres, Dansatrad 222 Ploso, Dandim 0814, Perwakilan Kajari, Ketua KPU dan Ketua Bawaslu. Diberangkan dari GOR Merdeka Jombang salah satu gudang logistik Pemilu 2024. Jumat (9/2/2024)
Pemberangkatan perdana dalam pendistribusian logistik Pemilu 2024 di Kabupaten Jombang dikawal oleh personel Polres Jombang dengan menenteng senjata laras panjang.

Pj. Bupati Jombang Sugiat melepas secara simbolis pemberangkatan armada yang mengangkut logistik Pemilu 2024 tersebut ke kecamatan. Secara simbolis pemberangkatan logistik pemilu ke PPK, Ketua KPU juga menyampaikan accbahwa proses persiapan mulai pelipatan, pengepakan dan lain-lain sudah sesuai jadwal.
“Logistik itu didistribusikan dimulai dari daerah pemilihan (Dapil) tiga Kabupaten Jombang. Jadwalnya mulai hari ini tanggal 9 sampai tanggal 12 februari, dan hari ini di 4 kecamatan yaitu Kecamatan Mojowarno, Kecamatan Bareng, Kecamatan Wonosalam dan Kecamatan Mojoagung,” terangnya.
Sementara itu, Ketua KPU Jombang, Abdul Wadud Burhan Abadi mengatakan, logistik yang didistribusikan meliputi seluruh kebutuhan Pemilu 2024, khususnya proses pemungutan suara yang bakal dilaksanakan pada 14 Februari 2024. Dari mulai pemilihan Anggota DPRD Kabupaten Jombang, DPRD Provinsi Jawa Timur, DPD RI, DPR RI dan pemilihan Presiden dan Wakil Presiden RI.
“Logistik yang kami kirimkan ke PPK yakni meliputi Bilik suara, formulir, sampul, tinta dan alat lainnya, semua terbuat dari kertas. Jadi kami menghimbau agar terpal di atas armada tidak terbuka,” jelasnya.
Sedangkan dalam pendistribusian logistik Pemilu 2024, KPU sudah melakukan pendataan untuk wilayah-wilayah yang sulit dijangkau. Sehingga akan dilakukan upaya lebih khusus untuk pendistribusiannya. Burhan mencontohkan seperti pendistribusian logistik Pemilu 2024 ke 5 TPS yang ada di wilayah Kecamatan Pandaan. Ia mengatakan pihaknya sudah menganggarkan dana lebih untuk proses pendistribusiannya.
“Kami nanti akan menyewa beberapa pengendara yang memang terampil untuk bisa membawa logistik ke 5 TPS (di Kecamatan Pandaan). Jadi, itu dari PPS ke TPS, karena kalau dari KPU ke PPK itu relatif mudah ya pendistribusiannya, nah ini dari PPS ke 5 TPS ya,” papar Burhan.
Pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan teman-teman PPK bahwa mereka sudah siap. Tetapi, berdasarkan masukan dari stakeholder lain, kalau ada alternatif yang lain, diupayakan yang terbaik ya. KPU difasilitasi oleh pemerintah daerah untuk pengadaan armada yang membawa logistik pemilu ke wilayah tersebut. Seperti Tahun 2019, difasilitasi pemerintah daerah, untuk armada pembawa logistik, berupa mobil, dan saya kira memang itu lebih aman, dan lebih terjaga, sehingga didiskusikan lagi.
“Daerah tersulit untuk mengirim logistik ke TPS harus melalui jalur sungai, medan jalannya sangat sulit diakses dengan mobil biasa dan harus menggunakan mobil khusus. Selain itu, kita juga perlu mengantisipasi hujan yang deras, yang membuat aliran sungai menjadi deras, dan itu juga menjadi tantangan kami,” pungkas Burhan. (yr)










