Caption Foto : Saat pelatihan Pemanfaatan kulit Manggis menjadi Teh

mediapetisi.net – Tim KKN-T Kelompok 7 dari Universitas PGRI Jombang mengadakan Pelatihan Pemanfaatan Kulit Manggis menjadi Teh Manggis pada hari Rabu 10!Januari 2024. Dihadiri oleh masyarakat desa Jarak, Kelompok Tani Desa Jarak, Karang Taruna Desa Jarak dan juga jajaran Perangkat Desa Jarak. Bertempat di Balai Desa Jarak Kecamatan Wonosalam Kabupaten Jombang.

Dosen Pembimbing Lapangan KKN-T kelompok 7 dari Universitas PGRI JombangĀ  Dr. Wardani Dwi Wihastyanang menyampaikan Wonosalam merupakan salah satu daerah yang kaya dengan hasil alam seperti durian, manggis, alpukat, pete dan masih banyak lagi hasil alam yang dihasilkan oleh wilayah Wonosalam, Desa Jarak adalah salah satu desa di daerah wonosalam yang merupakan desa penghasil manggis terbesar di Wonosalam.

“Sehingga diadakan Pelatihan Pemanfaatan Kulit Manggis menjadi Teh Manggis yang bertujuan memberikan informasi mendalam tentang pemanfaatan kulit buah Manggis menjadi teh Manggis, bukan hanya sebagai minuman yang lezat tetapi juga sebagai sumber nutrisi yang kaya akan khasiat bagi Kesehatan. Terimakasih kepada desa dan juga masyarakat desa jarak yang telah mengikuti pelatihan ini,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Desa Agus Darminto menyambut baik dan kegembiraannya karena Desa Jarak dapat mendapatkan informasi tentang pengelolahan buah manggis selain dijual secara langsung oleh petani kepada para pedagang.

“Terimakasih kepada peserta KKN-T kelompok 7 dari Universitas PGRI Jombang yang telah melaksanakan pengabdian masyarakat di Desa Jarak.. Semoga pelatihan ini bermanfaat bagi masyarakat desa Jarak. Saya berharap acara ini dapat mendorong gaya hidup sehat dan memperkuat komunitas melalui penggunaan produk lokal,” ungkapnya.

Senada disampaikan oleh Ketua KKN-T Kelompok 7 Faisal Hannafi dimana mewakili rekan-rekan berterimakasih kepada warga desa yang telah ikut berkontribusi menyukseskan acara ini. “Semoga sosialisasi teh manggis di Desa Jarak tidak hanya menjadi ajang edukasi kesehatan tetapi juga merajut kembali kebersamaan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui keajaiban alam yang ada di sekitar mereka,” tandasnya.

Sedangkan sesi presentasi disampaikan oleh Dyah Ayu Sri Hartanti, S.Si., M.Si , selaku dosen Pengolahan Hasil Pertanian Universitas Wahab Hasbullah yang menyoroti manfaat teh Manggis untuk kesehatan tubuh. Ia menjelaskan bahwa teh Manggis mengandung antioksidan tinggi, vitamin, dan mineral yang dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh, melawan radikal bebas, dan mendukung kesehatan jantung. Setelah presentasi, diadakan diskusi terbuka di mana warga desa dapat mengajukan pertanyaan dan berbagi pengalaman mereka dengan teh manggis. Hal ini menciptakan suasana interaktif dan memperkuat pemahaman tentang manfaat teh Manggis.

Kemudian dilanjutkan demonstrasi pembuatan teh manggis, Mayarakat desa Jarak dipandu oleh tim KKN-T kelompok 7 untuk melakukan demostrasi proses pembuatan teh Manggis dari proses mengupas manggis yang bagus, sampai dengan pengemasan produk teh manggis. Agar warga desa dapat langsung merasakan kelezatan teh Manggis, dilakukan pemberian sampel gratis. Ini menjadi momen yang menyenangkan dan memungkinkan warga desa untuk mencoba minuman yang dapat meningkatkan kesehatan mereka. (yr)