Caption Foto : Pj Bupati Jombang didampingi Dansatrad 222, Kasi Intel saat diwawancarai awak media
mediapetisi.net – Seminar nasional peran media dan LSM dibuka oleh Pj Bupati Jombang Sugiat. Dihadiri Dansatrad 222 Ploso Letkol Lek Eka Yawendra Parama. Hadir beberapa narasumber diantaranya, Ketua Dewan Pers Ninik Rahayu, Machmud Suhermono selaku Asesor Uji Kompetensi Wartawan Dewan Pers/Wakil Ketua PWI Jawa Timur, Suko Widodo selaku Akademisi bidang komunikasi politik Unair, perwakilan Kajari Jombang Kasi Intel Deni Syahputra dan Kapolres Jombang. Bertempat di ruang Bung Tomo Kantor Pemkab Jombang. Kamis (21/12/2023)
Pj Bupati Sugiat menjelaskan pentingnya peran media dan LSM untuk membangun Jombang karena media merupakan pilar ke 4 Demokrasi. Selain itu, Sugiat mengapresiasi terselenggaranya kegiatan Seminar Nasional kolaborasi antara Forum Rembuk Masyarakat Jombang (FRMJ), Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), dan Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI).
“Pers merupakan pilar ke empat demokrasi, atas nama pemkab jombang mengapresiasi kegiatan yang dilakukan teman-teman pers,” terangnya.
Sugiat mengaku kalau memiliki latar belakang studi jurnalis mengerti betul bagaimana peranan media di Jombang. “Kami butuh peran media dan LSM untuk memajukan kabupaten Jombang lebih baik,” ungkapnya.
Untuk itu peranan media dan LSM cukup krusial dalam memajukan Jombang lebih baik. Sangat relevan dengan dinamika masyarakat, punya peran krusial sebagai kontrol sosial, serta menjadi corong utama menyampaikan informasi luas kepada masyarakat.
“Saya siap untuk melayani, melindungi dan mengayomi masyarakat. Terutama untuk langkah dan tindakan yang baik,” jelas Sugiat.
Setiap steakholder harus menjalin komunikasi yang baik dengan media, karena media sendiri punya tanggung jawab atas pemberitaan. LSM memiliki tugas melakukan advokasi, peran kontrol sosial perlu dilakukan untuk memajukan masyarakat.
“Media sebagai alat kontrol, pilar ke empat Demokrasi, selain Eksekutif, Legislatif dan Yudikatif. Sebagai lembaga kontrol supaya pembangunan di Indonesia sesuai,” tandas Sugiat. (yr)








