Caption Foto : Staf Ahli Hari Oetomo saat membuka
mediapetisi.net – Bupati Jombang, Hj. Mundjidah Wahab diwakili Staf Ahli Bidang Keuangan, Ekonomi dan Pembangunan, Ir. Hari Oetomo, M.Si membuka temu usaha wirausahawan desa se-Kecamatan Kesamben yang diselenggarakan oleh Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Jombang dengan tema “Penguatan UMKM dalam pemulihan ekonomi dan Pemberdayaan Masyarakat”. Turut hadir Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Jombang, Camat Kesamben, Kepala Desa Kedungbetik dan 70 Pelaku Usaha. Bertempat di Desa Kedungbetik Kecamatan Kesamben Kabupaten Jombang.
Bupati Jombang, Hj. Mundjidah Wahab diwakili Staf Ahli Bidang Keuangan, Ekonomi dan Pembangunan Hari Oetomo menyampaikan, kegiatan temu usaha ini terdapat harapan besar mengingat pertemuan ini bertujuan mempertemukan pemerintah daerah bersama para pelaku usaha dalam rangka berkoordinasi meningkatkan perekonomian Kabupaten Jombang dengan mengembangkan produk para pelaku usaha.

“Dengan adanya kegiatan temu pelaku usaha diharapkan dapat membuka kesempatan bagi para pelaku usaha untuk mempromosikan secara langsung hasil produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan memanggul komunikasi antar pelaku usaha dalam mendapatkan informasi serta menciptakan kerjasama. Sehingga dengan adanya hal tersebut para pelaku usaha dapat saling menguntungkan,” terangnya.
Selaian itu, Hari juga mengingatkan dan menghimbau kepada para pelaku usaha di Kecamatan Kesamben untuk terus meningkatkan kualitas produk usaha mulai dari bahan hingga pemasaran serta dapat manfaatkan teknologi yakni media sosial sehingga dapat menyampaikan informasi pada target sasaran penjualan.
“Semoga dengan kegiatan ini kita semua bisa belajar bagaimana menjual dan mempromosikan produk dengan baik dan semoga ini bisa meningkatkan ekonomi di Kecamatan Kesamben,” harapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Jombang, Fahruddin Widodo, SH., M. M berharap dengan adanya kegiatan temu usaha ke depannya bisa terbentuk asosiasi-asosiasi pengusaha mikro utamanya di masing-masing kecamatan. Dimulai dari tujuh kecamatan dulu, sementara ini yang sudah berjalan di Kecamatan Kesamben dan di Kecamatan Tembelang. Setelah dari dua kecamatan tersebut akan bergeser ke 5 Kecamatan yang lain dengan harapan di 7 kecamatan itu akan terbentuk asosiasi pengusaha mikro di masing-masing kecamatan.
“Sampai saat ini yang sudah dirangkul oleh Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Jombang kurang lebih ada 25 asosiasi pengusaha mikro kecil menengah di Kabupaten Jombang. Beberapa waktu yang lalu sudah dikumpulkan untuk sinkronisasi program-program Dinas Koperasi dan usaha mikro. Temu usaha ini diikuti 70 pelaku dari desa se kecamatan Kesamben dan dilanjutkan bazar selama 2 hari,” jelasnya.
Tidak hanya itu, Fahrudin juga berharap dari asosiasi-asosiasi dapat menjadi pondasi pondasi distribusi ekonomi yang ada di Kabupaten Jombang untuk menghadapi tantangan ke depannya utamanya saat ini yang disampaikan oleh Presiden Jokowi dihadapan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bahwa kita harus hati-hati untuk menghadapi pengaruh Global Resesi ekonomi dunia, pungkasnya. (iin)










