Caption Foto : Direktur didampingi pejabat struktural RSUD Jombang saat menyerahkan makanan bergizi kepada anak dan ibu hamil

mediapetisi.net – RSUD Jombang menperingati Hari Gizi Nasional ke 63 Tahun 2023 dengan tema “Bermain dan Belajar ‘Ceting Proni’ bersama Bumil dan Balita” yang dibuka oleh Direktur RSUD Jombang Dr. dr. Ma’murotus Sa’diyah M.Kes, dihadiri Pejabat Struktural RSUD Jombang di ruang tunggu  Poli Anak dan Kandungan RSUD Jombang. Kamis (26/1/2023)

Direktur RSUD Jombang Dr. dr. Ma’murotus Sa’diyah M.Kes. ketika diwawancarai mengatakan Hari Gizi Nasional (HGN) diperingati setiap 25 Januari. Hari Gizi Nasional ke 63 Tahun 2023 RSUD Jombang mengajak masyarakat cegah stunting dengan protein hewani. HGN merupakan momentum penting dalam menggalang kepedulian dan meningkatkan komitmen dari berbagai pihak untuk bersama membangun gizi menuju bangsa sehat berprestasi melalui gizi seimbang dan produksi pangan berkelanjutan.

Menurut Ning Eyik panggilan akrab Direktur RSUD Jombang, dengan mempertimbangkan permasalahan Stunting yang belum mencapai target, dan evidence bahwa konsumsi protein hewani berkorelasi mencegah Stunting sehingga peringatan HGN ke 63 tahun 2023 mengangkat Tema “Protein Hewani Cegah Stunting”. Karena gizi ibu hamil penting untuk mencegah stunting yang saat lahir yang sudah 23%. Kondisi stunting saat lahir dapat terjadi akibat kekurangan gizi dan anemia saat remaja sampai saat kehamilan. 

Oleh karena itu asupan gizi ibu hamil yang adekuat, sangat penting untuk mencegah ibu hamil KEK dan anemia agar tidak melahirkan bayi stunting. Sedangkan gizi ibu menyusui penting untuk memastikan kualitas ASI yang menjadi satu – satunya sumber asupan gizi pada 6 bulan pertama dengan ASI esklusif atau ASI saja yang diberikan on demand, bayi mendapat IMD (Inisiasi Menyusui Dini) merupakan proses yang sangat penting untuk meningkatkan imunitas bayi karena bayi memperoleh kolustrum yang kaya antibodi. Selain itu, IMD, juga dapat meningkatkan bonding ibu dan bayi.

“Untuk itu, Hari Gizi  Nasional ke-63 kali ini RSUD Jombang memberikan edukasi pentingnya gizi terutama protein hewani untuk mencegah stunting, games, memberikan makanan menunjang pencegahan stunting pada anak ibu hamil maupun ibu menyusui. Karena ketika remaja dianjurkan untuk minum tablet tambah darah untuk menyiapkan supaya ketika hamil bisa cukup gizi dan juga dianjurkan untuk mengonsumsi makanan mengandung protein hewani. Kami juga mengenalkan aplikasi konsultasi gizi,” jelas Ning Eyik.

Selain itu juga, RSUD memberikan apresiasi sangat tinggi kepada rekan-rekan Instalasi Gizi membuat rumah sakit menjadi indah dan cantik alangkah baiknya dilaksanakan di instalasi lainnya setiap ada program nasional. Apalagi di RSUD Jombang sudah disediakan konsultasi gizi, jika tidak bisa secara langsung datang bisa juga lewat online namanya program aplikasi SiKoZiOn. Sejak adanya aplikasi SiKoZiOn banyak masyarakat menggunakan aplikasi tersebut untuk berkonsultasi.

Fasilitas Pelayanan kesehatan ada2, yaitu pelayanan Fasilitasi Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) contohnya klinik, puskemas, dan lain sebagainya. Dan Pelayanan Fasilitasi Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) seperti rumah sakit.

“Sedangkan peranan RSUD adalah menangani terjadinya gizi buruk atau stunting yang tidak teratasi. Rumah Sakit lebih pada kuratif dan rehabilitatif meskipun tetap menggunakan pendekatan edukasi dan promotif,” papar Ning Eyik.

Hal tersebut terjadi jika Puskemas sudah tidak bisa menangani kemudian dirujuk di RSUD. Tidak sampai disitu saja, diberikan edukasi gizi untuk keluarga pasien seperti tata cara membuat susu, makanan sumber protein dan pola makan sehat. Dengan mencegah stunting dapat mencetak generasi berkualitas dan Stunting sudah benar-benar menurun terutama di Kabupaten Jombang, karena stunting sangat berbahaya dan kedepan dapat membuat anak tersebut tidak cerdas. 

“Ayo sukseskan peringatan Hari Gizi Nasional ke-63 dengan menggaungkan Protein Hewani Cegah Stunting,” pungkas Ning Eyik. (iin)