Caption Foto : Kasat Intelkam saat menjadi Inspektur Upacara di SMK DB I Jombang
mediapetisi.net – SMK Dwija Bhakti 1 Jombang gelar pembukaan upacara Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dipimpin langsung oleh Kasat Intelkam Polres Jombang, AKP. Novy Herdyanto. Diikuti oleh 400 siswa baru dan segenap guru dan staf SMK Dwija Bhakti 1 Jombang. Bertempat di Lapangan SMK Dwija Bhakti 1 Jombang. Senin (18/07/22)
Kasat Intelkam Polres Jombang, AKP. Novy Herdyanto menghimbau kepada siswa SMK Dwija Bhakti 1 Jombang agar tidak terlibat serta menyalahgunakan narkoba dan minuman keras.
“Saya berharap agar anak – anak muda khususnya siswa siswa SMK Dwija Bhakti 1 Jombang tidak terlibat ataupun menyalahgunakan narkoba dan minuman keras. Memang saat ini hal tersebut banyak melibatkan generasi milenial. Tidak hanya itu anak-anak juga harus hati-hati dengan media sosial, internet serta banyak hal lainnya. Karena jika anak-anak tidak membaca terlebih dahulu, kalau asal sebar mungkin akan menjadi masalah. Sebab dengan media sosial semua orang bisa mengakses semua informasi,” terangnya.

Caption Foto : Kepala SMK DB I Jombang saat diwawancarai
Sementara itu, Kepala Sekolah SMK Dwija Bhakti 1 Jombang, Arief Sugiharto menyampaikan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) perlu dilakukan agar siswa baru bisa lebih mengenal sekolah yang akan menjadi tempatnya belajar. Tahun 2022 MPLS di SMK Dwija Bhakti 1 Jombang ada sekitar 400 siswa baru terdiri dari Jurusan Teknik Pemesinan PJB, Teknik Komputer dan Jaringan Telkom, Teknik Instalasi Tenaga Listrik PJB serta Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan.
“MPLS SMK Dwija Bhakti 1 Jombang pengenalannya tetap mengikuti peraturan yang ada yakni sesuai dengan regulasi yang telah disebarkan oleh dinas pendidikan, tetapi kami juga tetap prioritas pengenalan sekolah. Sebab sekolah kami berbasic SMK dan SMK merupakan pendidikan yang mengedepankan lebih banyak keterampilan dan praktek. Oleh karena itu, kalau tidak dikenalkan dari awal, dikhawatirkan siswa akan kaget,” jelasnya.
Tidak hanya itu, Arief juga mengatakan, bangga dengan siswa siswa SMK Dwija Bhakti 1 Jombang, meskipun di Kabupaten Jombang belum 100% bebas Covid 19, tetapi keinginan dan minat belajar semakin meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.
“Anak yang masuk ke SMK Dwija Bakti 1 Jombang semakin banyak, hal tersebut menandakan bahwa anak-anak membutuhkan pendidikan yang berkualitas. Oleh karena itu, kami akan mengutamakan pembelajaran ramah anak, tidak ada kekerasan pada anak, pendampingannya tulus dari guru kepada anaknya, gerakan sekolah menyenangkan dan ramah anak,” tukasnya. (lis)










