Caption Foto : Rektor UNWAHA Jombang H. Anton Muhibbin
mediapetisi.net – Untuk memotivasi semangat mahasiswa, Rektor UNWAHA laksanakan program – program beasiswa di kampus universitas KH. A. Wahab Hasbullah. Jombang, Tambakberas Jl. Garuda No.9, Tambak Rejo, Jombang, Jombang Regency.
Rektor Universitas KH. A. Wahab Hasbullah Jombang, Dr. H. Anton Muhibuddin, M.P ketika dikonfirmasi mengatakan, saat ini mahasiswa di Indonesia khususnya di Kabupaten Jombang perlu adanya motivasi agar tetap semangat untuk belajar agar di masa depan anak – anak muda dapat tertata dengan baik dan mendapatkan pekerjaan yang lebih baik guna memajukan perekonomian di Indonesia khususnya di Kabupaten Jombang.
Demi memotivasi mahasiswa, Anton laksanakan program – program beasiswa di Kampus Universitas KH. A. Wahab Hasbullah Jombang diantaranya beasiswa tahfidz Qur’an 15 juz, beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP), beasiswa Bidikmisi, beasiswa sponsor dari kampus luar negeri, dan beasiswa Nahdlatul Ulama (NU).
“Di Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA) terdapat beberapa beasiswa diantaranya beasiswa tahfidz Qur’an bagi mahasiswa penghafal Al Qur’an 15 juz yakni kuliah gratis sampai lulus. Kalau standard nasional S1 biayanya sekitar 28 sampai 50 juta sampai lulus, adapun beasiswa KIP (kartu Indonesia pintar), beasiswa Bidikmisi, serta beasiswa sponsor dari kampus luar negeri seperti kampus di Jepang Thailand dan lainya,” terang Rektor Anton. Kamis (10/3/2022)
Mahasiswa yang mendapat beasiswa di luar negeri tidak sepenuhnya mendapatkan beasiswa, artinya mahasiswa yang mendapat beasiswa bayar 5 juta dengan menggunakan tabungan dari beasiswa yang mahasiswa dapatkan sebelumnya di Kampus Universitas KH. A. Wahab Hasbullah e. Dengan hanya membayar 5 juta sudah termasuk tiket pesawat, biaya hidup 2 bulan, biaya sekolah, dan tempat tinggal gratis.
Tidak hanya itu, di Universitas KH. A. Wahab Hasbullah Jombang juga terdapat biasiswa NU yakni mahasiswa hanya membayar kuliah 8 juta dari standar nasional pembayaran kuliah sampai lulus 28 sampai 50 juta. Dan beasiswa NU merupakan beasiswa yang paling dominan, satu tahunnya bisa sampai 500 mahasiswa yang mendapat beasiswa.
Sementara itu, Untuk mahasiswa yang sudah lulus dari Universitas KH. A. Wahab Hasbullah Jombang yang ingin melanjutkan kuliah S2 akan di arahkan melanjutkan kuliah di kampus kampus yang menyediakan beasiswa terutama di kampus luar negeri seperti Malaysia dan Korea.
“Kami memang tidak begitu banyak membantu mahasiswa mahasiswa yang ingin melanjutkan kuliah S2 untuk merekomendasikan ke kampus lainnya, tetapi kita akan tetap mengarahkan mahasiswa agar bisa kuliah di kampus kampus dengan mendapatkan beasiswa terutama di kampus kampus luar negeri seperti Malaysia dan Korea,” terangnya.
Perlu diketahui, Anton sudah 9 tahun menjabat sebagai Rektor Universitas KH. A. Wahab Hasbullah Jombang sejak tahun 2013. Selama masa mudanya sampai saat ini Anton mendapatkan banyak prestasi.
Banyak prestasi yang diraih oleh Anton di masa mudanya diantara menjadi doktor termuda di Indonesia di usia 26 tahun, menjadi rektor termuda di Indonesia ketika menjabat sebagai rektor di kampus Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIPER) Kutai Timur Kalimantan di tahun 2001 pada umur 24 tahun.
Kemudian di tahun 2014, Anton menjadi presiden ilmuan bidang mikro biologi se Asia di salah satu lembaga Jombang yakni Japan Society for the promotion of science (JSPS), pernah juga menjadi ketua ADRI (Ahli Dosen RI) yakni ketua dosen di seluruh Indonesia sejak tahun 2015 sampai sekarang, menjadi dewan pakar ikatan sarjana NU, serta dewan pakar himpunan pengusaha Nahdliyyin, Dann pembina LBH (lembaga bantuan hukum) Nusantara, tandasnya. (lis)










