Caption Foto : Dandim 0814, Sekda, Kabag. Ops, Staf Ahli, Kepala Dinkes dan Kadis Kominfo saat mengikuti rapat koordinasi secara virtual
mediapetisi.net – Pemerintah Kabupaten Jombang mengikuti Rapat Koordinasi secara Virtual dalam rangka evaluasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa – Bali bersama Jenderal TNI (Purn) Luhut Binsar Pandjaitan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi RI (Maves RI) dengan Forkopimprov dan Forkopimda seluruh Indonesia. Bertempat di ruang JCC (Jombang Command Center) Pemkab Jombang. Jumat (11/2/2022)
Menko RI Jenderal TNI (Purn) Luhut Binsar Pandjaitan memaparkan berkat kombinasi peningkatan imunitas, perbaikan treatment, yang lebih ringan, tingkat kematian akibat Covid menurun.
Pada pertengahan 2020, Covid-19 13 kali lebih mematikan dari flu. Tren penambahan kasus di Jateng mulai terlihat peningkatan, namun angka Hospitalisasi dan kematian masih relatif rendah.
“Baru 9 Kabupaten Yang Meningkatkan kecepatan vaksin booster setelah 1 Februari 2022 dan 14 Kabupaten lainnya justru menurun mesti belum mencapai target 40% dosis 2 Lansia. Sedangkan Kabupaten/Kota dengan peningkatan kecepatan vaksinasi sebelum dan sesudah 2 Februari 2022,” terangnya.
Sedangkan Varian Omicron penyembuhan relatif cepat, maksimalkan vaksinasi lansia dan anak-anak. Penambahan kasus di Banten sudah melewati puncak gelombang, namun angka Hospitalisasi masih terkendali dan angka kematian belum terlihat peningkatan signifikan.
Saat ini masih terdapat 17 Kabupaten/kota yang belum mencapai, umum dan 23 Kab/Kota untuk 40% lansia dan akan naik level 3 minggu depan, Kabupaten dengan capaian dosis 2 umum 50%. Baru 8 Kabupaten yang meningkatkan kecepatan vaksinasi dosis 2 setelah 1 Feb 2022 – 9 Kabupaten lainnya justru menurun meski belum mencapai target 50% dosis 2 Umum.
“Untuk itu, saya minta laporan lebih rinci dari para Gubernur tentang situasi Covid di tiap Provinsi yang mencakup Progress konversi tempat tidur RS dan keterisiannya saat ini, jumlah kasus aktif dan rawat inap RS berdasarkan gejala OTG, ringan persentase Isoman dan isoter. Sedang, berat persentase isolasi dan ICU. Kondisi pasien yang meninggal ada komorbid atau tidak, Usia, Status Vaksin. Kapasitas dan keterisian isolasi terpusat dan Progress penyediaan asrama/hotel untuk tenaga kesehatan,” jelas Luhut.
Kepada Kemenkes, BNPB, dan para Kepala Daerah memberikan edukasi yang luas kepada masyarakat tentang karakteristik Omicron yang berbeda dengan Delta. Selain itu, para Kepala Daerah mencari keseimbangan antara kesehatan dan ekonomi. Dihadapkan pada karakteristik yang berbeda dari Omicron, tidak perlu menerapkan rem yang terlalu keras terhadap ekonomi. Namun protokol kesehatan dan displin penggunaan Peduli Lindungi harus ditingkatkan, serta vaksinasi dosis 1, 2, maupun booster harus diakselerasi.
“Saya minta Bupati, Wali Kota, Dandim, dan Kapolres Kabupaten/Kota yang belum mencapai target vaksinasi dosis 2 untuk meningkatkan kecepatan vaksinasinya. Masa transisi akan diusulkan diperpanjang selama dua minggu untuk memberikan waktu tambahan pada kabupaten kota dalam mencapai target,” tandas Luhut.
Sementara itu Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak Elestianto menyampaikan perkembangan bor Covid-19 di Jawa Timur, periode 1 Januari 2021 – 10 Februari 2022. Bor Covid-19 mulai mengalami kenaikan, baik Bor Covid-19 di RS statis maupun RS Darurat Covid-19 oleh karena itu perlu dilakukan antisipasi kewaspadaan lonjakan kasus Covid-19 gelombang ke-3. Sedangkan Konversi tempat tidur Covid-19 di RS Jawa Timur, kapasitas tempat tidur tersedia, 51.00 tempat tidur, 11.433 tempat tidur isolasi dan 1.527 tempat tidur intensif.
“Selain itu, terdapat peluang untuk mengkonversi tempat tidur Isolasi Covid -19 dari total kapasitas tempat tidur seluruh Rumah Sakit, saat ini sudah terkonversi 3% tempat tidur Intensif dan 22% tempat tidur Isolasi. Sedangkan fasilitas pelayanan kesehatan Jawa Timur diantaranya 446 RS, 401 RS Statis, 45 RSDC, 164 RS Indikasi Covid-19, 316 RS yang menangani Covid-19, 45 RSDC dan 100 Isoter,” pungkasnya.
Perlu diketahui, selain Wagub Jatim ada pemaparan dari Gubernur Jawa Barat, Jawa Tengah, Banten dan Balu. Juga ada pemapatan dari Menteri Kesehatan, Menteri PUPR, Menteri Dalam Negeri, Menteri Perhubungan dan Kepala BNPB. (lis










