Caption Foto : Menaker Ida Fauziyah saat menghadiri wisuda putranya di Ponpes Bahrul Ulum Tambak Beras
mediapetisi.net – Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia (Menakertrans RI) Hj. Ida Fauziyah pada didampingi Bupati Jombang Hj. Mundjidah Wahab, menghadiri Wisuda Diniyyah Wisuda Amtsilati Ke 14, Ulang Tahun Ke 17 dan Hataman Tafsir Munir 2 di Pondok Pesantren Assaidiyyah 2 Bahrul Ulum, Tambak Beras, Jombang, Jawa Timur.
Bupati Jombang Hj. Mundjidah Wahab mengucapkan selamat datang kepada Menakertrans Hj. Ida Fauziyah yang sekaligus hadir sebagai orang tua santri serta seluruh orang tua dan wali santri. Ucapan selamat juga diberikan kepada para wisudawan wisudawati.
Bupati Mundjidah menyampaikan capaian vaksinasi di Kabupaten Jombang serta pelaksanaan vaksinasi dosis ketiga terus berjalan. Dengan adanya Gelombang tiga Covid 19 ini, Kabupaten Jombang yang sebelumnya sudah zona hijau dan masuk level 1 kini mulai kembali meningkat lagi yang positif Covid19. “Untuk itu mari kita tetap waspada, tetap prokes. Tetap sehat, jangan sembrono, waspada, dan hati hati. Pandemi belum selesai,” tuturnya.
Mundjidah juga terus mendorong para santri untuk terus menimba ilmu. Diibaratkan Bupati bahwa santri yang menjalani wisuda ini seperti buah mangga yang masih muda dan asam Agar menjadi manis ada yang dimakan dengan gula, ada dengan bumbu rujak dan lain – lain. Untuk lebih matang, dan lebih manis lagi masih butuh proses yang panjang, terangnya.
Sementara itu, Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Hj. Ida Fauziyah yang juga alumni Ponpes Bahrul Ulum Tambak Beras Jombang ini sengaja menghadiri Wisuda Putranya yang juga mondok di Ponpes Bahrul Ulum Tambak Beras Jombang. “Saya hadir disini, tidak untuk memberikan berpidato, tapi saya hadir sebagai orang tua santri yang mewakili para orang tua atau wali santri. Kebetulan putra saya juga diwisuda hari ini,” ungkapnya.
Sebagai orang tua santri, Ida Fauziyah mewakili para orang tua dan wali santri mengucapkkan terima kasih juga rasa syukurnya kepada para Pengasuh dan Guru yang telah membimbing putra putrinya. Terimakasih kepada Bupati Jombang yang Guru juga inspirasi saya Ibu Nyai Mundjidah Wahab, Ketua Yayasan Ponpes Bahrul Ulum Tambak Beras Jombang, para pengasuh Assaidiyyah, guru-guru yang telah membimbing anak anak kami hingga sampai dititik ini.
“Wisuda bukan berarti selesai. Wisuda bukanlah akhir dari proses pembelajaran. Perjalanan kalian untuk menjadi kyai masih panjang. Jangan jadi kyai yang copypaste, jadilah kyai yang ilmunya manfaat dan dapat dipertanggungjawabkan,” pesannya.
Menurut Ida, Indonesia sangat luar biasa, dalam menangani Pandemi Indonesia mendapatkan penghargaan diurutan kelima dunia bahwa Indonesia berhasil mengendalikan pandemi Covid 19. Ini karena Pemerintahannya dan yang terpenting rakyatnya juga siap siaga. Semuanya memiliki peran luar biasa, dalam mengendalikan pandemi Covid-19 termasuk Lembaga Pendidikan, Ponpes, yang teguh menjalankan prokes. Pembelajaran dan Pengasuhan tetap berjalan baik meski pandemi Covid-19.
“Untuk itu, di era digitalisasi para Generasi Z, yakni generasi yang ada dibawahnya generasi milenial, yang sukanya serba instan harus bersyukur dengan adanya metode metode pembelajaran yang terus berkembang dan inovatif termasuk Amtsilati. Namun demikian kalian jangan hanya puas dan cukup bangga dengan pencapaian ini, namun teruslah belajar dan terus belajar,” pungkasnya.
Perlu diketahui, di akhir acara, Menakertrans RI Hj. Ida Fauziah meresmikan beberapa ruangan kelas yang telah selesai dibangun. (lis)









