Caption Foto : Rektor Undar Jombang Prof. Dr. H. Amir Maliki Abitolkha saat prosesi wisuda mindah kuncir
Jombang, mediapetisi.net – Rapat Terbuka Senat Universitas Darul ‘Ulum (Undar) Jombang dalam rangka Wisuda Sarjana dan Pasca Sarjana ke 67 tahun 2026 dibuka Rektor Universitas Darul Ulum Dr. H. Amir Maliki Abitolkha M. Ag. Dihadiri Ketua Dewan Pembina Dr. H. M. Mudjib Mustain S.H., M.Si, Pembina Yayasan H. Lukman Hakim Mustain S.H., Ph.D. Wakil Rektor Undar, Staf Ahli Bupati Endah, Perwakilan Polres dan Kodim 0814. Bertempat di Auditorium Undar Jombang. Sabtu (10/10/2026)
Rektor Universitas Darul Ulum Jombang Prof. Dr. H. Amir Maliki Abitolkha, M.Ag. hari ini sebanyak 562 mahasiswa dari 22 program studi, 8 fakultas, serta dua program studi pascasarjana, yakni Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Ekonomi Pembangunan yang mengikuti wisuda tahun ini. Kampus Undar didasari pada pondasi Trisula yang berasal dari unsur Pondok, Universitas dan Tarekat. Maka dari itu, begitu mahasiswa lulus tidak kemudian berhenti tapi bagaimana dia bisa mengaplikasikan ilmunya. Wisudawan juga punya cukup bekal untuk kehidupan ketika bermasyarakat.
“Wisudawan Undar mempunyai ciri khas dibanding perguruan tinggi pada umumnya, karena Undar memiliki unsur Tarekat dari unsur Pondok. Paling tidak pondasi dasar ini lulus dari kampus Undar harus tetap mengedepankan asas trisula itu sebagai tonggak untuk kehidupan-kehidupan ketika bermasyarakat. Selain Trisula, Kampus Undar juga mengacu pada Tridarma Perguruan tinggi, yaitu Tridarma Perguruan Tinggi terdiri dari Pendidikan dan Pengajaran. Penelitian dan Pengembangan juva Pengabdian kepada Masyarakat,” jelasnya.
Menurut Rektor, kali ini Universitas Darul Ulum Jombang terus berupaya memperkuat eksistensinya di tengah persaingan perguruan tinggi yang semakin dinamis. Meski menghadapi perubahan lanskap pendidikan tinggi dan bertambahnya pilihan kampus bagi calon mahasiswa.
“Undar melihat peluang untuk kembali berkembang melalui pembenahan kurikulum, penguatan riset, serta kontribusi nyata kepada masyarakat. Prosesi ini menjadi salah satu penanda perjalanan akademik mahasiswa sekaligus momentum bagi kampus untuk menegaskan arah pengembangannya ke depan,” terangnya.
Saat ini, tidak seluruh program studi sarjana meluluskan mahasiswa pada periode wisuda kali ini. Seperti program studi Farmasi belum meluluskan mahasiswa karena saat ini baru memasuki tahun ketiga penyelenggaraannya. Kondisi tersebut menjadi bagian dari dinamika pengembangan institusi yang perlu dijalani secara bertahap. Kampus terus berupaya menjaga keberlangsungan pendidikan sekaligus menyesuaikan diri dengan kebutuhan masyarakat dan perkembangan dunia akademik.
Di tengah berbagai perubahan tersebut, Rektor menilai Undar tetap memiliki alasan untuk bersyukur. Setelah melewati masa ketika jumlah dan jangkauan mahasiswa mengalami dinamika, kini mulai terlihat peluang untuk memperluas kembali jangkauan kampus, termasuk dengan hadirnya mahasiswa dari luar Pulau Jawa.
“Undar memang belum seperti dahulu, tetapi tanda-tanda untuk berkembang sudah mulai terbuka. Mahasiswa dari luar Jawa juga sudah ada lagi, meskipun jumlahnya belum sebanyak sebelumnya,” ujar Rektor.
Memang pada masa lalu Undar menjadi salah satu pilihan utama bagi masyarakat yang datang ke Jombang untuk menempuh pendidikan tinggi. Namun, situasi kini telah berubah seiring berkembangnya berbagai perguruan tinggi di daerah tersebut. Calon mahasiswa memiliki lebih banyak alternatif untuk melanjutkan pendidikan, sehingga Undar dituntut terus berbenah agar tetap mampu bersaing.
Perubahan tersebut perlu dihadapi bukan sekadar dengan mempertahankan keberadaan kampus, melainkan juga dengan meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan dan memperjelas kontribusi perguruan tinggi bagi masyarakat.
“Salah satu upaya yang dilakukan adalah menyesuaikan kurikulum dengan regulasi dan arah kebijakan pendidikan tinggi yang terus berkembang. Perguruan tinggi kini tidak cukup hanya menghasilkan lulusan yang memiliki pengetahuan akademik, tetapi juga dituntut mampu memberikan dampak bagi lingkungan dan masyarakat,” papar Rektor.
Dalam konteks tersebut, Undar telah menerapkan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE), yaitu pendekatan pendidikan yang menitikberatkan pada capaian pembelajaran yang harus dimiliki mahasiswa setelah menyelesaikan proses pendidikan.
Melalui penerapan kurikulum tersebut, proses pembelajaran diharapkan tidak berhenti pada penguasaan materi di ruang kelas. Mahasiswa juga perlu memiliki kompetensi yang relevan, kemampuan memecahkan persoalan, serta keterampilan menerapkan ilmu pengetahuan sesuai kebutuhan dunia kerja dan masyarakat.
Rektor juga menyoroti keberadaan 17 jurnal yang dimiliki Undar sebagai salah satu modal penting dalam mendukung pengembangan akademik. Keberadaan jurnal tersebut diharapkan dapat memperkuat budaya penelitian, publikasi ilmiah, dan penyebarluasan pengetahuan yang dihasilkan sivitas akademika.
Menurutnya, penguatan penelitian dan publikasi menjadi bagian penting dari upaya perguruan tinggi untuk menjalankan perannya secara lebih luas. Hasil kajian akademik diharapkan tidak hanya menjadi dokumen ilmiah, tetapi juga dapat memberikan manfaat dan menjadi rujukan dalam menjawab persoalan di lingkungan sekitar.
“Perjalanan Undar selama ini tidak terlepas dari berbagai perubahan dan tantangan. Karena itu, kemampuan kampus dalam mengikuti dinamika zaman menjadi modal penting untuk melanjutkan pengembangan institusi,” kata Rektor.
Momentum wisuda pun diharapkan tidak hanya menjadi akhir dari proses belajar mahasiswa di bangku kuliah, tetapi juga menjadi awal bagi para lulusan untuk mengimplementasikan ilmu yang diperoleh. Para lulusan diharapkan mampu beradaptasi dengan perubahan, menjaga integritas, serta memberikan kontribusi positif di lingkungan kerja maupun masyarakat.
“Dengan penguatan kurikulum, pengembangan riset, serta perluasan jangkauan mahasiswa, Undar Jombang berupaya menjaga relevansinya di tengah persaingan pendidikan tinggi. Tantangan yang ada menjadi pengingat bahwa perguruan tinggi perlu terus bergerak, beradaptasi, dan membuktikan perannya melalui kontribusi nyata,” pungkas Rektor. (yn)




