Caption Foto : Petugas saat melakukan simulasi pengamanan setiap tahapan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024
mediapetisi.net – Polres Jombang menggelar simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sspamkota) dalam upaya antisipasi dan mempersiapkan pengamanan untuk menyukseskan Pemilihan Kepala Daerah Serentak 2024. yang dilaksanakan di Stadion Merdeka Jombang, Selasa (13/8/2024).
Kegiatan Sispamkota diawali dengan Apel kesiapan yang dipimpin langsung oleh Wakapolres Jombang Hari Kurniawan. Hadir juga jajaran Perwira Polres, Polsek jajaran, perwakilan Kodim 0814, Dinas Perhubungan, Satpol PP Jombang, Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan jajaran anggota Polres Jombang.
Usai Apel kesiapan, acara dilanjutkan pementasan seni pencak silat, lomba pantun bertema Pilkada. Dilanjutkan simulasi kegiatan kampanye dimana terjadi kerusuhan yang dipicu provokator. Momen tersebut hadir aparat pengamanan dari Polres Jombang untuk mengamankan provokator secara sigap.
Tidak berhenti di situ, simulasi Sispamkota dilanjutkan dengan upaya polisi mengamankan kantor KPU Jombang dan dilanjutkan pengamanan Alat Peraga Pilkada didistribusikan ke Kecamatan dan Desa.
Selain itu, terlihat upaya polisi dalam melakukan pengamanan Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk mengantisipasi potensi kerusuhan. Petugas pengamanan lantas mengawal hasil Pemungutan Suara menuju kantor KPU Jombang.
Puncaknya, simulasi ketika pendukung salah satu Pasangan Calon tidak terima dengan hasil pemungutan suara.
Terjadi bentrokan massal, di depan kantor KPU Jombang. Aparat Polisi dengan secara bertahap melakukan pengamanan, sampai pengerahan pasukan bertameng sampai mengeluarkan mobil water Cannon.
Wakapolres Jombang Hari Kurniawan mengatakan, kegiatan Sispamkota dalam rangka persiapan pengamanan Pilkada 2024, melibatkan peran serta KPU Jombang, Bawaslu, Muspida, dari Pol PP, Dishub, Perguruan Silat.
“Dalam rangka cipta kondisi Aman dan kondusif di Kota Jombang,” terangnya.
Menurut Hari Kurniawan simulasi pengamanan untuk mengantisipasi kerusuhan baik dalam tahapan kampanye sampai penetapan hasil pemungutan suara dan melibatkan 580 personel.
“Kami juga menghimbau kepada semua pihak untuk mensukseskan pelaksanaan Pilkada 2024 demi terjaganya keamanan dan ketertiban Kabupaten Jombang,” imbaunya. (yn)









