Caption Foto : Pimpinan apel saat cek pasukan operasi mantab brata Semeru tahun 2023

mediapetisi.net – Apel Gelar Pasukan Operasi Mantap Brata Semeru tahun 2023 dalam rangka pengamanan pemilu 2024 dipimpin Waka Polres Jombang Kompol Hary Kurniawan, SH. Dihadiri Kajari, Sekretaris Daerah, Asisten 2, Pasi Ops Kodim 0814, Kasubbantek Satrad 222/Ploso, Dan UP3M, Kepala Bakesbangpol, PJU Polres, KPU, Bawaslu, dan Perwakilan PPK se Kabupaten Jombang.

Diikuti 350 orang terdiri dari 2 SST Gabungan UP3M Jombang, Kodim 0814/Jombang dan Satradar 222/Kabuh, 1 SSK Gabungan Polsek dan Sabhara Polres Jombang, 1 SSK Gabungan Satlantas, Taruna Akpol, Intel dan Reskrim Polres Jombang, 1 SSK Gabungan Dishub, Satpol-PP, BPBD dan Limnas Jombang. Bertempat di Alun – alun Kabupaten Jombang. Selasa (17/10/2023)

Caption Foto : Penyematan pita kepada personil Operasi Mantap Brata Semeru tahun 2023 perwakilan dari TNI, POLRI dan Satpol PP oleh Pemimpin Apel.

Waka Polres Jombang Kompol Hary Kurniawan dalam amanatnya menyampaikan bahwa Operasi Mantap Brata Semeru tahun 2023 merupakan bentuk pengecekan personel dan sarpras dalam pengamanan pemilu 2024. Sehingga pemilu terselenggara dengan aman dan lancar karena pemilu adalah pesta demokrasi terbesar dan momen politik terpenting yang diselenggarakan secara serentak.

“Seluruh Komponen bangsa harus berpartisipasi penuh guna mensukseskan pemilu karna pemilu 2024 terdapat kompleksitas karna dilaksanakan secara serentak dengan jumlah pemilih yang besar,” terangnya.

Operasi Mantap Brata Semeru tahun 2023 dilaksanakan selama 222 hari dimulai dari tanggal 19 Oktober 2023 sampai tanggal 20 Oktober 2024. Sesuai Indeks potensi kerawanan terdapat 5 provinsi rawan dan 1 provinsi sangat rawan, namun diwilayah lain juga tetap diwaspadai.

“Operasi Mantap Brata Semeru tahun 2023 di alun – alun Kabupaten Jombang ini sebagai bentuk pemeriksaan akhir kesiapan personel serta alat sarana dan prasaran yang digunakan Polri dalam rangka pengamanan Pemilu 2024,” jelas Hary.

Pemilu 2024 memiliki kompleksitas tersendiri karena dilaksanakan secara serentak dengan rentang waktu yang berdekatan, wilayah yang luas, geografis yang beragam, serta melibatkan jumlah pemilih yang besar.

“Selain itu, pengamanan tersebut sebagai satu wujud untuk memperlihatkan kesiapan seluruh aparat bersama pemangku kebijakan menyikapi isu-isu yang kemungkinan timbul dalam setiap tahapan pemilu. Jadi ini bentuk ekspresi kita dalam menjamin terselenggara-nya kegiatan pemilu tahun 2024 ini berlangsung dengan aman,” pungkas Hary. (yr)