Caption Foto : Staf Ahli M. Saleh saat mewisuda lansia
mediapetisi.net – Pemerintah Kabupaten Jombang melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKB-PPPA) gelar Wisuda Sekolah Lansia dan Sekolah Keluarga. Diikuti 210 wisudawan wisudawati dari 5 sekolah lansia dan sekolah keluarga. Bertempat di Pendopo Kabupaten Jombang. Kamis (12/10/2023)
Dihadiri Pj Bupati Jombang yang diwakili Staf Ahli Mohammad Saleh, Ketua TP-PKK Yayuk Dwi Irawati Sugiat, Kepala DPPKB-PPPA dr. Pudji Umbaran, Kepala Dinas Sosial Hari Purnomo, Kepala Dinas Kepemudaan Olaharaga, dan Pariwisata Bambang Nurijanto, Camat Jombang Heri Prayitno dan Camat Diwek Agus Sholihudin.
Staf Ahli Mohammad Saleh mengucapkan selamat kepada 210 para wisuda sekolah lansia dan sekolah keluarga di Kabupaten Jombang. Semoga ilmu yang telah didapatkan ketika berada di sekolah lansia dan sekolah keluarga bisa bermanfaat bagi masyarakat, keluarga, maupun dirinya sendiri.
Selain itu, Saleh juga mengapresiasi setinggi-tingginya untuk sekolah lansia tangguh dan sekolah keluarga di Kabupaten Jombang yang bisa memberikan inspirasi untuk masyarakat Kabupaten Jombang dan memberdayakan lansia yang produktif, mandiri, serta aktif.
“Dari sini kita bisa bahwa belajar tidak dilihat dari segi usia, terbukti ketika menampilkan drama kolosal dan tarian jamu tadi tampak semangat sekali. Melalui sekolah lansia tangguh ini bisa meningkatkan kualitas hidup para lansia karena didalam sekolah tersebut diberikan materi yang dapat diterapkan di kehidupannya,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala DPPKB-PPPA Kabupaten Jombang dr. Pudji Umbaran mengungkapkan, kegiatan wisuda sekolah lansia dan sekolah keluarga merupakan salah satu program prioritas nasional. Melalui sekolah lansia tanggu dan sekolah keluarga Pemerintah Kabupaten Jombang memberikan konsep yakni Lansia Tanggu dan Smart yang dimaksud smart ialah sehat, mandiri, aktif, dan produktif.
“Output yang diinginkan diantaranya, pada usia yang lanjut bisa sehat, mandiri, aktif dan produktif. Saat ini sekolah lansia dan sekolah keluarga berdiri di 5 Kecamatan yakni Kecamatan Jombang, Kecamatan Peterongan, Kecamatan Diwek, Kecamatan Kudu, dan Kecamatan Mojowarno,” jelasnya.
Secara bertahap akan didirikan sekolah lansia dan sekolah keluarga di setiap kecamatan karena kelompok usia lanjut semakin meningkat, dengan meningkatnya hal tersebut para lansia sangat rentan mengenai kesehatan. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Jombang terus mendorong agar para lansia betul-betul sehat dengan cara mendirikan sekolah lansia tangguh dan sekolah keluarga dimana kegiatannya meliputi, menyanyi, senam, berkarya, pemeriksaan kesehatan, dan mengadakan sosialisasi perawatan diri terkait kesehatan.
“Kurikulum sekolah lansia tangguh 1 tahunnya hanya 6 bulan, setiap 7 hari pertemuannya 1 kali, dan setiap bulan diisi narasumber yang resmi. Harapan saya, masyarakat bisa melihat peluang ini supaya bisa memanfaatkan sebaik mungkin dan agar para lansia tidak duduk manis dirumah, tapi bisa mengikuti kegiatan positif guna mewujudkan lansia sehat, mandiri,aktif, dan produktif,” tandas dr. Pudji. (iin)










