Caption Foto : Petugas RSUD Ploso saat memberikan pelayanan kepada warga
mediapetisi.net – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ploso memberikan pelayanan di Bulaga (Bupati dan Wakil Bupati Melayani Warga) dengan memperkenalkan program terbarunya yakni program Sitarobmania dan poli Yankestrad integrasi RSUD Ploso. Dihadiri oleh Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab, Wabup Sumrambah, Sekretaris Daerah Agus Purnomo, Asisten, Staf Ahli, Kepala OPD, Ketua TP-PKK, Forkopimcam dan Kepala Desa se-Kecamatan Tembelang. Bertempat di Lapangan Desa Tampingmojo Kecamatan Tembelang Kabupaten Jombang. Senin (18/09/2023)
Bupati Jombang Hj. Mundjidah Wahab menyampaikan, Pemerintah Kabupaten Jombang terus melakukan inovasi dalam hal pelayanan publik. Salah satunya, program Bupati Melayani Warga (Bulaga). Program Bulaga dirasa sangat efektif dan efisien untuk melayani masyarakat.
“Sejak pertama kali program Bulaga dilakukan, ini sangat efektif dan sangat efisien untuk melayani masyarakat. Kita jemput bola, semua pelayanan masyarakat ini kita boyong ke desa. Jadi, masyarakat yang belum melakukan pelayanan kesehatan atau pelayanan lainnya yang kesulitan dan antri bisa datang ke Bulaga,” tutur Mundjidah.

Caption Foto : Direktur RSUD Ploso saat diwawancarai
Sementara itu, Direktur RSUD Ploso dr. Hendri Marzuki ketika diwawancarai mengatakan, dalam kegiatan Bulaga kali ini RSUD Ploso memberikan pelayanan diantaranya poli anak, poli gigi, dan sekaligus memperkenalkan kepada masyarakat bahwa RSUD Ploso mempunyai program baru yakni Sitarobmanis dan poli Yankestrad.
“Program sitarobmanis (sistem antar obat aman dan gratis) adalah inovasi terbaru dari intalasi Farmasi RSUD Ploso, dimana pasien dengan resep obat kronis selama 30 hari tidak perlu mengantri lagi di farmasi untuk menebus obat,” terangnya.
Lanjut dr. Hendry, program ini hadir agar mempermudah pasien geriatri supaya tidak usah mengantri ketika menebus obat dan tidak ditarik biaya. Area cakupan untuk program ini meliputi 13 Desa yaitu Desa Sentul, Desa Bedahlawak, Desa Gabusbanaran, Desa Pulogedang desa Kedungrejo, Desa Pacarpeluk, Desa Sumberagung, Desa Balong Gemek, Desa Dukur Arum, Desa Karangmojo, Desa Plandaan, Desa Bangsri, Desa Puri Semanding, Desa Tondowulan, Desa Darurejo, Desa Jatimlerek,dan Desa Kedungjati.
“RSUD Ploso tidak hanya menyediakan pelayanan medis tetapi juga ada pelayanan tradisional disebut dengan poli yankestrad integrasi (pelayanan kesehatan tradisional). Tujuannya, bagi pasien yang sudah berulang kali berobat medis namun sudah bosan, kita menawarkan untuk pengobatan tradisional. Meskipun terdengar tradisional, pengobatan ini tidak asal-asalan karena yang menangani ialah tenaga kesehatan terlatih secara resmi dan ditandai dengan sertifikat dari Kementrian Kesehatan,” jelasnya.
Selain ierdapat beberapa poli Yankestrad Integrasi RSUD Ploso diantaranya, layanan obat herbal, konsultasi apoteker herbal, akupuntur, totok syaraf, akupresur, hypnoterapi, pijat bayi, pijat kehamilan, pijat laktasi, totok muka, dan konsultasi gizi.
“Saya berharap, kedepannya RSUD Ploso bisa memberikan pelayanan lebih banyak yang dimiliki sehingga masyarakat khusunya di wilayah Utara Sungai Brantas tidak jauh-jauh ke RS ditengah kota,” harap dr. Hendri. (iin)










