Caption Foto : Gubernur Khofifah saat menyerahkan penghargaan kepada para atlit Sea Games

mediapetisi.net – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberikan penghargaan Jer Basuki Mawa Beya Lencana Emas kepada atlet para games Jatim yang mencetak prestasi di ASEAN Para Games Kamboja 2023, dan menyerahkan bonus ratusan juta Rupiah.

Penyerahan penghargaan Jer Basuki Mawa Beya lencana emas dan perak diberikan Khofifah kepada delapan atlet yang meraih medali emas, dan juga tiga orang pelatih.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh atlet dan pelatih yang telah berjuang mengharumkan nama Indonesia dan Jatim dalam perhelatan olahraga ASEAN Para Games ke-12 di Kamboja pada Juni 2023 lalu,” kata Khofifah setelah penyerahan penghargaan ini di gedung Negara Grahadi. Jumat (18/8/2023)

Lima atlet yang meraih medali perak dan perunggu di ajang tersebut juga mendapatkan Jer Basuki Maya Beya lencana perak. “Apresiasi juga kami sampaikan pada para pelatih atas dedikasinya melatih dan memberikan yang terbaik bagi para Atlet selama berlaga. Lanjutkan perjuangan ini dan terus raih prestasi sebaik-baiknya serta setinggi-tingginya,” terang Khofifah.

Khofifah sengaja memberikan penghargaan ini kepada atlet para games pada 18 Agustus, karena nuansanya lebih heroik sebab perjuangan mereka meraih prestasi cukup luar biasa.

“Jadi suasana ini bisa memberikan penguatan mereka yang akan kembali bertanding bulan Oktober 2023 di Guangzhou di Cina. Mudah-mudahan mereka sukses mohon doa semuanya,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Provinsi Jatim Ali Kuncoro menerangkan, pada ASEAN Para Games ke 12 Kamboja. Indonesia meraih juara umum dan Jawa Timur memberangkatkan 13 atlet, 3 official dan 1 manager. “Dari 13 atlet yang diberangkatkan, total medali yang kita peroleh itu ada 19 emas, 17 perak dan 3 perunggu. Jadi total itu kita hitung, kita itu memperoleh 39, rata-rata kalau kita kalkulasi 1 atlet itu 3 medali,” terangnya.

Atas capaian luar biasa tersebut, ke depannya Dispora Jatim akan meningkatkan pembinaan atlet para games agar Jawa Timur tetap jadi barometer dalam segala hal. “Khususnya atlet berprestasi, dan kita harapkan tidak hanya berprestasi tapi juga berkarakter sesuai dengan amanah Presiden Republik Indonesia,” jelasnya.

Ketua National Paralympic Committe Indonesia (NPCI) Provinsi Jatim Imam Kuncoro mengaku telah menyiapkan atlet pelatnas untuk menghadapi kejuaraan para games di Guangzhou. Termasuk memberangkatkan atlet dari cabor unggulan seperti panahan, bulutangkis dan renang. “Atlet kita yang dari Jawa Timur banyak, 10 atlet untuk persiapan para games Guangzhou,” pungkasnya.

Berikut daftar atlet para games yang meraih penghargaan Jer Basuki Mawa Beya lencana emas dan perak. Penganugerahan ini diberikan berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Jawa Timur Nomor : 188/353/KPTS/013/2023 tanggal 3 Agustus 2023. Yakni Maulana Rifky Yavianda dari cabor swimming menjadi atlet penerima tali asih terbanyak sebesar Rp 505 juta atas perolehan tujuh medali emas di ASEAN Para Games 2023.

Disusul Mutiara Cantik Harsanto dari cabor swimming menerima tali asih Rp 360 juta atas perolehan 2 emas dan 4 perak. Tony Ricardo Mantolas (judo) mendapat Rp 145 juta atas perolehan 2 emas. Ryan Arda Diarta (para atheletics) menerima Rp 255 juta atas perolehan 2 emas, 1 perak dan 2 perunggu. Khalimatus Sa’diyah (para badminton) mendapat Rp 175 juta dengan perolehan 1 emas dan 2 perak, Firza (para atheletics) Rp 130 juta atas perolehan 1 emas dan 1 perak dan Yuliana Marica Keyn (Judo) mendapat Rp 125 juta atas perolehan 1 emas dan 1 perak. (hms/iin)