Caption Foto : Warga Desa Kepatihan saat mengikuti mancing

mediapetisi.net – Pemerintah Desa Kepatihan bekerjasama dengan Bacaleg DPRD kabupaten Jombang Irwan Prakoso gelar mancing mania dan joget asyik. Diikuti 15 RW Desa Kepatihan. Dihadiri oleh caleg dari pusat dan kabupaten Jombang, Kepala Desa Kepatihan Erwin Pribadi dan perangkat desa Kepatihan. Bertempat di sungai Kepatihan Kecamatan/Kabupaten Jombang. Minggu (04/06/23)

Bacaleg DPRD kabupaten Jombang Irwan Prakoso ketika diwawancarai mengatakan, kegiatan ini menjadikan suatu hiburan bagi masyarakat, juga tidak ada unsur politik dan rata-rata warga Kepatihan suka memancing yang disponsori rokok Sampoerna.

Caption Foto : Warga Desa Kepatihan saat mengikuti lomba joget asyik

“Kebetulan kegiatan ini disponsori rokok Sampoerna dan bekerjasama dengan pemerintah desa. Diharapkan dari kerjasama tersebut terdapat juara yang dapat dilombakan ditingkat provinsi dan pusat untuk lomba joget,” ucapnya.

Lanjut Irwan, jika kegiatan tersebut peserta dari desa Kepatihan kurang maka diperbolehkan dari luar desa Kepatihan untuk bisa mengikuti memancing tersebut. Tetapi, dari warga desa Kepatihan sudah memenuhi kuota kemungkinan peserta dari luar desa tidak bisa mengikuti.

“Sebab telah diikuti 300 orang untuk kegiatan memancing ini. Kriteria memancing tersebut dari 1 kwintal ikan ditandai dengan warna ungu, kuning, dan merah. Dari masing-masing warna tersebut mempunyai nilai tersendiri agar lebih semangat lagi. Disisi lain mendapat ikan juga mendapat uang. Saya berharap, kedepan akan ada desa wisata. Selain menambah pendapatan hasil desa juga dapat menjadikan sarana hiburan bagi warga desa Kepatihan,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Desa Kepatihan Erwin Pribadi ketika diwawancarai mengatakan, Desa Kepatihan menyelenggarakan mancing mania dan joget asyik antar RW. 

“Saya tidak mengira peserta dari 15 RW sangat antusias meskipun persiapannya hanya 1 minggu. Kegiatan ini dilakukan untuk mengisi waktu dari rangkaian kegiatan perayaan hari besar Islam. Rangkaian tersebut dijalankan meskipun baru tanggal 19 Juli 2023 memperingati 1 Syuro,” ungkapnya.

Tidak hanya itu, untuk memperingati Hari Besar Islam Minggu depan akan diadakan lomba tumpeng antar RW dan akan terus diselenggarakan sampai puncaknya yaitu tanggal 19 Juli 2023. Sedangkan lomba joget asyik tidak ada aturan yang strick tentang bagaimana penampilan setiap peserta, karena banyaknya lagu yang bervariasi maka ditentukan hanya 1 lagu. 

“Saya memotivasi warga Desa Kepatihan terpenting adalah UMKM di desa Kepatihan bisa berjaya dan mensupport dengan cara memberikan ajang ini agar peserta memancing dan peserta joget dapat menikmati UMKM produk lokal dari desa,” pungkas Erwin. (iin)