Caption Foto : Bupati Jombang didampingi Wakil Bupati Jombang saat beri air bersih kepada warga

mediapetisi.net – Pada bulan Oktober 2019 puncak kemarau terjadi di kabupaten Jombang terutama di daerah kecamatan Kabuh. Kali ini, Bupati bersama Wakil Bupati Jombang memberi bantuan air bersih langsung kepada warga desa Kedungjati dan desa Marmoyo. Didampingi Kepala OPD, Camat, Kapolsek dan Perwakilan Danramil. Selasa (29/10/2019)

Bupati Jombang Hj. Mundjidah Wahab ketika diwawancarai awak media mengatakan, secara tradisional, masyarakat Jawa menyebut September dan Oktober sebagai masa ketiga. Ketiga adalah musim yang identik dengan sumur kering kerontang, aliran sungai putus, jalanan berdebu, hutan gersang dan tanah sawah retak sampai kedalaman semeter lebih. Di kabupaten Jombang sebanyak 7 desa yang tersebar di 4 kecamatan sudah mengalami krisis air bersih.

“Hari ini Pemerintah Kabupaten Jombang melalui BPBD membawa dua tangki air bersih yang 1 tangki berisi 5000 liter air dan dua hari sekali mengirimkan air bersih dengan bergantian tiap dusun dengan keliling desa untuk memberikan air bersih kepada masyarakat pada saat kemarau panjang seperti ini dengan terus memberikan bantuan di Kecamatan Kabuh sendiri ada 2 desa, yaitu Marmoyo dan kedungjati,” terangnya.¬†

Selain itu, menurut Mundjidah ada pula untuk diwilayah selatan yang kekurangan air yakni di Kecamatan Bareng. Jombang terdapat 7 desa yang membutuhkan bantuan air dan kekeringan ini setiap tahun melanda, namun pemerintah daerah memiliki solusi untuk bantuan pembuatan sumur pompa dan telah diberikan ke beberapa desa di Jombang, serta sudah menggunakan pipa sebagai penyalur sehingga mampu mengairi 900 kepala keluarga. 

“Ada sumber dengan cara mengantri dan dianggarkan pada tahun ini. Pemerintah juga setiap tahun menganggarkan untuk bantuan sumur dalam, karena pengiriman air bersifat sementara. Semoga kedepan warga tidak sampai kekurangan air,” harapnya.

Sementara itu, Semi (45) Warga dusun Tempuran desa Kedungjati kecamatan Kabuh merasa senang dengan kiriman air bersih pemerintah kabupaten Jombang karena sangat membantu warga di sini untuk kebutuhan sehari-hari. Sudah ada sumur namun antri secara bergantian dan menunggu untuk bergantian menimba air dari sumur tersebut. “Kami berharap kepada pemerintah kabupaten Jombang ¬†dicarikan sumur atau ada sumber air sehingga tidak perlu kesulitan mencari air. Kebutuhan warga untuk air terpenuhi pada saat musim kemarau,” pungkasnya.