Caption Foto : Bupati bersama nara sumber yang lain saat dialog interaktif
mediapetisi.net – BULAGA (Bupati dan Wakil Bupati Melayani Warga) dikemas dengan Dialog Interaktif Warung Pojok Kebonrojo yang bertema “Peran TNI Dalam Percepatan Pembangunan Perdesaan Melalui TMMD (TNI Manunggal Membangun Desa) ke 116 di Kabupaten Jombang”. Bertempat di Lapangan SDN 2 Karangmojo Kecamatan Plandaan Kabupaten Jombang. Rabu (10/5/2023)
Bupati Jombang Hj. Mundjidah Wahab menyampaikan terimakasih dan apresiasi kepada TNI melalui program TMMD sinergi dengan lintas sektor. BULAGA hadir di sini untuk melayani warga masyarakat utara brantas yakni warga Ploso, Plandaan dan Kabuh.
“TMMD sebagai program lintas sektoral merupakan salah satu langkah nyata guna mengatasi berbagai permasalahan yang kita hadapi dan bagian dari cara kita merawat dan mengikat kebersamaan serta kegotong royongan mengatasi persoalan kebangsaan. Kami menyambut posituf adanya pelaksanaan TMMD ke 116 TA 2023 di Dssa Klitih Kecamatan Plandaan,” ungkapnya.
Selain itu, TMMD dilaksanakan merupakan wujud kerjasama antara pemerintah kabupaten Jombang dengan Kodim 0814 dengan skala prioritas yakni percepatan terhadap pembangunan di daerah masih tertinggal dan terisoler. Kegiatan TMMD berorientasi pada pembangunan fisik dan non fisik yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat secara khusus belum dapat dilaksanakan swadaya masyarakat.
“Mari kita sukseskan TMMD ini demi kesejahteraan masyarakat di kawasan utara brantas khususnya Plandaan. Untuk itu saya berharap kepada seluruh lapisan masyarakat memanfaatkan momentum sebaik baiknya. Semoga upaya ini menambah ilmu dan wawasan masyarakat serta dapat memamfaatkan layanan yang ada di BULAGA,” harap Bupati Mundjidah.
Sementara itu, Wakil Bupati Sumrambah menyampaikan pembangunan fisik yang dilaksanakan di TMMD diantaranya perkerasan jalan Pojok Klitih – Jiporapah volume 450 M, Perkerasan jalan dusun Cepit Pojok Klitih 95 M, pekerjaan jembatan dusun Tambak 4 x 6 M, pembangunan MCK individual @10 unit, pembangunan rumah tidak layak huni @ 2 unit x Rp. 20.000.000, pembangunan mushola 1 unit.
“Semoga hasilnya sesuai dengan harapan kita bersama khususnya bagi masyarakat desa Klitih dan kedepan akses transportasinya menjadi lancar sehingga perekonomian semakin membaik dan meningkat,” ucapnya.
Sedangkan Dandim 0814 Letkol Inf. Hanafi menyampaikan tugas Kodim dan Babinsa dalam aksi nyata di lapangan yakni untuk membina dan menyiapkan segenap potensi wilayah darat untuk dijadikan sebagai kekuatan pertahanan yang meliputi ruang, alat dan kondisi juang yang tangguh sesuai sistem pertahanan semesta. Dan untuk kepentingan pertahanan negara serta mengatasi kesulitan masyarakat dalam rangka mewujudkan Kemanunggalan TNI-Rakyat.
“Pemberdayaan wilayah pertahanan oleh TNI ini dikemas dalam pola kegiatan yang disebut dengan Program Bakti TNI salah satunya adalah program TMMD. Program terpadu TMMD dengan Kementerian/LPNK bertujuan untuk meningkatkan sinergitas semua komponen bangsa sehingga kehadiran pemerintah pusat di daerah terpencil, terluar dan terisolir dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” jelasnya.
Di tempat yang sama, Dansatradar 222 Ploso Letkol Lek. Eka Yawendra Parama menyampaikan bahwa TNI Angkatan Udara senantiasa hadir dan membuktikan kemampuan terbaiknya dalam melindungi tanah air dan angkasa Indonesia. Bangsa Indonesia dihadapkan berbagai ujian bencana alam seperti tanah longsor, gempa bumi, erupsi Gunung Semeru, dan pemulihan untuk bangkit dari pandemi Covid-19.
“Alhamdulilah, di tengah berbagai ujian tersebut, TNI Angkatan Udara mampu hadir untuk membantu dan meringankan kesulitan bangsa Indonesia. Selain itu, berbagai upaya telah dilaksanakan untuk mengembangkan dan meningkatkan TNI Angkatan Udara,” tandasnya. (iin)










