Caption Foto : Ketua STIKES Pemkab Jombang Dr. Ririn Probowati M.Kes. saat melaksanakan prosesi wisuda
mediapetisi.net – Rapat Senat Terbuka Wisuda dan Pelantikan Diploma III Kebidanan, Diploma III Keperawatan, Sarjana Keperawatan dan Pendidikan Profesi Ners Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Pemkab Jombang dibuka oleh Ketua STIKES Pemkab Jombang Dr. Ririn Probowati M.Kes. Dihadiri Bupati Jombang, Sekretaris Daerah, Ketua Yayasan STIKES Pemkab, Ketua IPNI Jawa Timur, Perwakilan LDIKTI Wilayah VII, Ketua IDI, Ketua IBI, Kepala BPKAD, Kepala Dinkes, Kepala Bappeda, Direktur RSUD Jombang dàn Direktur RSUD Ploso serta Kabag. Prokopim. Wisuda dilaksanakan secara tatap muka di Pendopo Kabupaten Jombang. Sabtu (12/11/2022)
Bupati Jombang Hj. Mundjidah Wahab mengucapkan selamat kepada wisudawan dan wisudawati atas keberhasilannya melalui perjuangan yang panjang dan menimba ilmu di STIKES Pemkab Jombang dan mudah – mudahan dalam perjalanan kedepannya dapat meraih sukses yang lebih besar lagi dan bermanfaat bagi masyarakat serta bangsa dan negara.

Caption Foto : Bupati Jombang bersama Pimpinan STIKES Pemkab dan wisudawan terbaik
“Kami juga mengucapkan terimakasih kepada pembina, pengurus dan pengawas yayasan Pemkab Jombang serta tenaga pendidik, tenaga kependidikan STIKES Pemkab Jombang atas pengabdiannya sehingga mampu mengembangkan tenaga kesehatan dan keperawatan yang berkualitas dan profesional. Kepada wisudawan wisudawati apapun pekerjaan dan profesi nanti jadilah tokoh yang cerdas, kreatif dan inovatif bersemangat dan penuh tanggung jawab,” ungkapnya.
Di tempat yang sama, Wakil Ketua I STIKES Pemkab Jombang Dr. Sestu Retno Dwi A. S.Kp M.Kes menyampaikan Pengambilan sumpah yang dilaksanakan wisudawan wisudawati dan civitas akademika Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Pemkab Jombang sebanyak 166 peserta yang terdiri dari 75 peserta dari Sarjana Keperawatan, 24 peserta dari D-III keperawatan, 23 peserta dari D-III Kebidanan, 41 peserta dari Ners serta 3 peserta dari Profesi Bidan.
“Sedangkan Wisudawan lulusan terbaik dari masing – masing Program Studi diantaranya Program Studi Sarjana Keperawatan Nurfa Diana Safitri dengan IPK 3.92, dari Program Studi D-III Keperawatan Veni Andrean Tri Astuti dengan IPK 3,89, dari Program Studi D-III Kebidanan Cintana Priviatana Kusuma Wardani dengan IPK 3.98, dari Program Studi Ners atas nama Karina Widia Garindi dengan IPK 4.00 serta dari Program Studi Profesi Bidan atas nama Hanief Oktavia Aziz dengan IPK 4.00,” terangnya.
Ada juga prestasi STIKES Pemkab Jombang tahun 2022 diantaranya PKM (program kreativitas mahasiswa) kemdikbudristek, PPK Ormawa Kemdikbudristek, P2MW kemdikbudristek, Kampus mengajar angkatan 4 Kemdikbudristek, Wirausaha Merdeka Kemdikbudristek, Duta genre Intelegensia BKKBN Jombang, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Berbasis Kinerja (PPMBK) BAPPEDA Jombang B8 Wira Cipta Universitas Indonesia, Hibah AINEC Research Award tahun 2022 serta Hibah PPPTV (Program Penguatan Pendidikan Tinggi Vokasi) PTS.
“Sedangkan jumlah seluruh mahasiswa yang masih aktif ada 632 mahasiswa. STIKES Pemkab Jombang juga berupaya melakukan pendidikan “character building” bagi setiap mahasiswa. Dengan pendidikan charocter building, maka setiap lulusan dari STIKES Pemkab Jombang kelak, selain memiliki ilmu yang mumpuni, juga pribadi yang berbudi pekerti luhur apalagi STIKES Pemkab Jombang telah memasuki usia 16 tahun. Kepada Wisudawan, Kami mengucapkan selamat berkarya dalam masyarakat untuk memulai langkah pengabdian lebih lanjut,” jelas Sestu.
Sementara itu, Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VII Jawa Timur diwakili Kabag. Umum Dr. Ivan Rovian M.KP menyampaikan transformasi pendidikan tinggi melalui program kampus Merdeka memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengasah kemampuan dan talentanya sehingga bisa untuk menjadi profesional di suatu bidang dan memberikan hak kepada setiap mahasiswa.
“Sehingga untuk berkegiatan dan belajar selama satu semester di program studi lain dan dua semester di luar perguruan tinggi sesuai dengan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 3 tahun 2020 tentang standar nasional pendidikan tinggi. Di samping itu paket kebijakan kampus Merdeka ini menjadi langkah awal di rangkaian kebijakan untuk perguruan tinggi. Ada delapan IKU yang menjadi landasan transformasi pendidikan tinggi, yakni lulusan mendapat pekerjaan yang layak, mahasiswa mendapatkan pengalaman di luar kampus, dosen berkegiatan di luar kampus,” paparnya.
Selain itu, praktik mengajar di dalam kampus, hasil kerja dosen dapat digunakan masyarakat dan mendapatkan rekognisi internasional, program studi bekerja sama dengan mitra kelas dunia, kelas yang kolaboratif dan partisipatif dan program studi berstandar International. Berbekal kurikulum Merdeka belajar kampus Merdeka jadilah lulusan STIKES yang mampu bersaing dengan kompetitif. Seiring dengan perkembangan global dan kemajuan teknologi saat ini para wisudawan harus siap untuk berinovasi dan berkreasi dengan tantangan yang serba digital menjadi harapan penting.
“Jadilah alumni STIKES Pemkab Jombang yang tidak sekedar mencari dan menunggu panggilan pekerjaan. Tetapi jadilah lulusan yang mampu menciptakan lapangan kerja sendiri. Selamat berkarya untuk seluruh wisudawan STIKES Pemkab Jombang. Saya juga menyampaikan apresiasi kepada orang tua dan keluarga atas keberhasilan Bapak atau Ibu berjuang,” tandasnya. (lis)










