Caption Foto : Kepala Disnaker Jombang Priadi saat membuka Bimtek

mediapetisi.net – Pemerintah Kabupaten Jombang melalui Dinas Tenaga Kerja melaksanakan Bimbingan Teknis Pelayanan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (Bimtek K3) dibuka oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Jombang Dr. Priadi MM. Dengan nara sumber dari Perwakilan dari Dinas Tenaga Kerja Provinsi Jawa Timur dan ikuti 50 orang karyawan sebagai perwakilan dari perusahaan-perusahaan yang ada di Kabupaten Jombang. Bertempat di ruang Bung Tomo Kantor Pemkab Jombang. Kamis (20/10/2022)

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Jombang Priadi menyampaikan pentingnya penerapan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) ditempat kerja sebagai upaya untuk menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan aman, sehingga dapat mengurangi probabilitas kecelakaan kerja/penyakit akibat kelalaian yang mengakibatkan demotivasi dan defisiensi produktivitas kerja. 

Caption Foto : Kepala Disnaker Jombang Priadi saat diwawancarai

“Selanjutnya selaras dengan visi dan misi Bupati Jombang yang mana saat ini Kabupaten Jombang sedang berupaya meningkatkan investasi khususnya dibidang Industri dan Pariwisata, apabila perusahaan perusahaan yang berada di Kabupaten Jombang telah menerapkan keselamatan dan kesehatan dengan baik sesuai prosedur K3 maka tentu akan berdampak dengan semakin bertambahnya minat investor asing untuk menanamkan modalnya di Kabupaten Jombang,” ungkapnya.

Bimtek tersebut juga memberikan suatu jaminan bahwa semua faktor-faktor produksi  mulai dari alat tetangga maupun  modal dan lain-lainnya masuk perizinan itu adalah betul-betul layak yang artinya digunakan tanpa adanya dampak keselamatan kerja dan tentunya yang terakhir itu pasti untuk meningkatkan produktivitas nasional. 

“Pesertanya ini dari perwakilan perusahaan-perusahaan yang ada di Kabupaten Jombang sebanyak 50 orang. Banyak perusahaan-perusahaan baru yang tidak memiliki tenaga kerja yang kompeten sehingga sering terjadi sesuatu kelalaian yang berdampak pada adanya Ketenagakerjaan dan keselamatan tenaga kerja,” terang Priadi.

Menurut Priadi, Bimtek K3 ini baru pertama dilaksanakan atau diadakan dan harapannya nanti pada tahun-tahun berikutnya kegiatan ini bisa sering diaksanakan karena pemahaman ini sangat penting bagi perusahaan dan bagi masyarakat karena kecelakaan kerja yang di akibatkan oleh ledakan misalnya itu juga membahayakan keselamatan tenaga kerja dan warga di sekitarnya. 

Harapan Disnaker Jombang, dengan keselamatan dan kesehatan tenaga kerja ini dapat meningkatkan suatu kesejahteraan bagi para pekerja dan meningkatkan produksi bagi perusahaan itu sendiri secara khusus dan pada umumnya meningkatkan produksi nasional. 

“Alhamdulillah di Tahun 2022 sampai saat ini belum ada laporan sama sekali terkait kecelakaan tenaga kerja. Selain edukasi seperti ini, kami juga datang ke perusahaan-perusahaan untuk memperhatikan hal-hal lain seperti termasuk asuransi termasuk upah dan lain-lainnya,” harapnya.

Kepada peserta bimtek, jangan takut kalau pengawasan Disnaker provinsi datang ke perusahaan untuk melakukan pengawasan. Kalau ada hal-hal yang membuat karyawan takut pada atasan, apabila ada kekurangan penerapan K3 nya di perusahaan, jangan takut untuk melaporkan, identitas bapak ibu akan dirahasiakan pengawasan,” katanya. 

Priadi juga menghimbau kepada seluruh peserta Bimtek K3 agar pelatihan ini diikuti dengan seksama dan serius, benar-benar diperhatikan dan dimanfaatkan secara maksimal. Karena Bimtek ini sangat penting untuk baik bagi perusahaan maupun para karyawan. 

“Pesan saya kepada peserta, jangan sia-siakan kesempatan Bimtek ini. Dan selanjutnya dapat mengimplementasikan hasil bimtek ini ke perusahaan masing – masing,” pungkasnya. (lis)