Caption Foto : Rektor UNDAR Jombang saat mewisuda mahasiswa
mediapetisi.net – Rapat Terbuka Senat Universitas Darul ‘Ulum (UNDAR) Jombang dalam rangka Wisuda Sarjana dan Pasca Sarjana dibuka oleh Ketua Senat Prof. Dr. Tadjoer Ridjal M.Pd. Dihadiri Ketua DPRD Jatim Kusnadi, Ketua Yayasan KH. Mujib Musta’in, Perwakilan Kopertais Wilayah IV Dr. H. Sumarkam, Ketua dan Keluarga besar Dewan pembina yayasan Darul Ulum Jombang, Ketua Yayasan Darul Ulum, Rektor dan Wakil Rektor UNDAR, Bupati Jombang, Sekda, Kepala BPN, Perwakilan Polres dan Kodim 0814. Bertempat di Auditorium KH. Romli Musta’in UNDAR Jombang dengan protokol kesehatan yang ketat. Sabtu (15/10/2022)
Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi wilayah VII Jawa Timur yang diwakili Kabag. Umum Dr. Ivan Rovian, M.Pk menyampaikan UNDAR masih memiliki lingkungan dan ruangan yang bagus, kedepan ditargetkan akan lebih maju dari saat ini yang tentunya diiringi dengan usaha dan do’a. Perguruan Tinggi dalam pelaksanaannya harus memperhatikan aspek substantif dan aspek formalitas yang saling terhubung, karena harus mengejar mutu dan pengakuan dari pemerintah dan masyarakat yang tercatat lulusannya.

Caption Foto : Wamen BPN, Rektor UNDAR, Ketua Yayasan, Ketua DPRD Jatim, Bupati Jombang bersama penerima sertifikat wakaf
Kegiatan akademik di UNDAR Jombang sudah berjalan baik dengan menghasilkan produk lulusan yang baik, untuk itu jangan berhenti pada posisi tersebut. Namun tantangan di luar itu lebih besar oleh sebab itu diharapkan harus mampu mengembangkan hal-hal yang sudah didapatkan oleh UNDAR dan juga ditingkatkan lagi supaya semua bisa beradaptasi dengan masyarakat yang sesungguhnya.
“Jadi nanti apabila mahasiswa-mahasiswa terjun langsung pada masyarakat bisa beradaptasi dan bisa menjadi pemenang di tengah kehidupan masyarakat. Selain itu menjadi mahasiswa yang bisa mempunyai kompetensi, skill, dan kemampuan terhadap dinamika di luar. Selamat kepada wisudawan dan wisudawati yang diwisuda, sehingga dapat memanfaatkan ilmunya di kalangan masyarakat, semoga UNDAR semakin maju dari tahun ke tahun dan akan mengalami kejayaannya,” ungkapnya
Sementara itu, Gus Mudjib Musta’in berpesan jangan lupa hidup itu dibikin bahagia, yang ditopang oleh Trisula yang ada di kampus. Kalau di UNDAR Jombang diajarkan pada Trisula yakni sabar, ikhlas, jujur dan taat pada guru .
“Dengan nilai-nilai keagamaan yang sudah diterapkan sejak awal di kampus ini diharapkan ada dua hal yang bisa dihasilkan begitu mahasiswa keluar yakni kemampuan akademis dan kemampuan keagamaan. Saya berpesan kepada semua, jangan pernah bersandar pada manusia tapi tetap ikhtiar tetap berusaha dan serahkan semuanya kepada Allah,” pesannya.
Di tempat yang sama, Rektor UNDAR Jombang Dr. H. Amir Maliki Abitolkha, M.Ag. menyampaikan keberadaan lembaga perguruan tinggi di Jombang sangat penting, karena Jombang merupakan tempat lahirnya perjuangan santri seluruh Indonesia dan menjadi sejarah perjalanan bangsa yang melahirkan tokoh-tokoh bangsa yang diharapkan mampu menjadikan kemajuan di Jombang. UNDAR memiliki sejarah hebat dan besar dengan slogan “Dari Thariqat untuk Indonesia”, sehingga mampu bertahan hingga saat ini karena salah satu pilar utamanya adalah Thariqat.
“Kedepan UNDAR akan menjadi kampus tarekat yang profesional dan para dosen pengajarnya akan relevan sesuai dengan prodi gelar yang didapatkan. Kepada wisudawan/wisudawati, jadikan ilmu yang kalian dapatkan menjadi bekal dalam hidup bermasyarakat. Tahun ini mahasiswa yang diwisuda ada 394 mahasiswa yang terdiri dari mahasiswa Fakultas Ekonomi ada 69, Hukum 37, Fisipol 27, PAI 37, KIP 16, Teknik 83, Psikologi 36, Pertanian 14 dan Pascasarjana ada 75,” terangnya.
Sedangkan Kepala BNPT RI yang diwakili oleh Direktur Deradikalisasi BNPT Prof. Dr. Irfan Idris MA dengan melaksanakan penandatanganan perjanjian kerjasama dengan UNDAR Jombang. Dilanjutkan ucapan selamat kepada waisudawan/wisudawati yang diwisuda dari Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur Kusnadi SH. M.Hum dan pemyerahan bea siswa KIP-K dari LLDikti kepasa Ahmad Daniyal.
Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN) Raja Juli Antoni mengatakan, tanah wakaf berawal dari tradisi mulia, yakni saling berbagi demi kepentingan umum. Orang mewakafkan tanahnya, harta bendanya dalam bentuk tanah ataupun bangunan untuk kepentingan umum seperti ibadah, pengajian dan rumah yatim. Namun, tanah-tanah wakaf ini terkadang menjadi target penyerobotan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.
“Untuk menghindari hal tersebut, pemerintah melalui Kementerian ATR/BPN berkomitmen mendaftarkan tanah-tanah wakaf termasuk melalui skema Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL). Jangan sampai tanah-tanah wakaf ini jatuh ke tangan orang yang tidak bertanggung jawab. Alhamdulillah dengan PTSL ini (penyerobotan) bisa dimitigasikan dengan sertifikat tanah wakaf tadi. Selain itu agar niat baik para wakif yang menyerahkan tanahnya terselenggara dengan baik, dan akan menjadi amal jariah yang bermanfaat bagi kita semua,” pungkasnya.
Kemudian Wakil Menteri Agraria Raja Juli Antoni membagikan Sertifikat Tanah Wakaf kepada Pondok Pesantren PP. Falahul Muhibbin Watugaluh, PP Hamatul Qur’an Jogoroto, PP Bumi Damai Al-Muhibbin Tambakberas, PP Walisongo Cukir dan Ketua MWC NU Sumobito. (lis)










