Caption Foto : Pekerja proyek saat melakukan pengecoran pondasi pasar Tunggorono
mediapetisi.net – Pemerintah Kabupaten Jombang melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) Kabupaten Jombang percepat pembangunan proyek Pasar Tunggorono dengan rogres pasar sumber dana BK Provinsi.
“Sedangkan progres Pasar Tunggorono, sekarang sudah masuk minggu ke-11. Progres pekerjaan mencapai 20 persen dari laporan terakhir,” terang Hari Oetomo, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Jombang saat ditemui di kantornya. Rabu (5/10/2022)

Sejumlah pekerja masih terus melakukan pekerjaan di lokasi dan bentuk Pasar Tunggorono juga terlihat telah berubah. Jajaran kios yang manghadap ke jalan raya sisi timur, sudah terlihat kosong. Sementara pondisi di belakang kios depan, juga telah menunjukkan kemajuan. Seluruh lapak lama sisi timur juga telah dibongkar. Setelah ini, pekerjaan dilanjutkan pemasangan rangka untuk bangunan yang baru nantinya.
”Dari 20 persen itu pembangunan pasar Tunggorono dikerjakan oleh CV Karsa Muda Mandiri Semarang dengan tanda tangan kontrak pada tanggal 18 Juli 2022 dengan penyerahan Jaminan pelaksanaan 5%. Pedagang juga sudah menempati kios sementara masing-masing yang sudah diundi sebelumnya. Sudah mulai tahap pengecoran pondasi meski mangalami sedikit keterlambatan dan pekerja ditambah lagi dan lembur,” jelas Hari.
Menurut Hari, tahun ini Pemkab Jombang merehab Pasar Tunggorono dengan nilai Rp 3,7 miliar ini akan menyasar 199 pedagang sisi timur di Pasar Tunggorono. Rinciannya, ada 22 toko dan 177 kios yang dibongkar. Ada juga dua pedagang lesehan yang terdampak, namun tidak masuk hitungan karena tidak ada jatah kios maupun toko tahun ini.
“Untuk teknis perbaikannya melakukan pembongkaran seluruh kios dan toko di sisi timur pasar ini untuk dibangun kembali yakni untuk toko nantinya akan dibangun seluas 3×3 meter atau 3×4 meter. Sementara untuk jenis kios, akan dibangun dengan luas 2,5×3 meter. Seluruh pedagang yang sudah terdata akan mendapatkan bagiannya sesuai kondisi hari ini,” paparnya.
Tidak hanya itu, ada juga pembangunan fasilitas penunjang bagi pengunjung pasar di sisi timur masih berupa jalan tanah direhab dan seluruh jalan akan dipaving. ”Ini merupakan wujud perhatian Bupati Jombang untuk menghidupkan pasar-pasar daerah dengan harapan kesejahteraan pedagang makin meningkat dan pengunjung pasar juga lebih nyaman,” tukas Hari. (lis)









