Caption Foto : Wabup Sumrmabah bersama Kapolres, Direktur Memo Xpos dan Nara sumber

mediapetisi.net – Wakil Bupati Jombang, Sumrambah membuka bedah buku kisah nyata Syahrul Munif taubatnya mantan tentara isis kembali ke pangkuan NKRI yang diselenggarakan oleh PT Media Pertiwi Memo Xpos dan diikuti siswa dan unsur masyarakat di Kabupaten Jombang. Dihadiri Kapolres Jombang, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik serta Narasumber dari mantan tentara ISIS Syahrul Munif dan penulis buku api jihad di tanah Suriah, Abdul Mutholib. Bertempat di Ruang Bung Tomo Kantor Pemerintah Kabupaten Jombang. Selasa (04/10/22) 

Wakil Bupati Jombang, Sumrambah menyampaikan nilai kemanusiaan adalah nilai yang paling tinggi, selalu menghormati, dan sebagainya menjadi 1 pokok kesatuan dalam nilai kemanusiaan. 

“Bangsa ini bangsa yang besar, Indonesia ini bangsa yang besar. Kita butuh persatuan dan kesatuan untuk menghadapi di era global. Persatuan hanya bisa dilandasi ketika rasa kemanusiaan ada di hati dan pikiran. Rasa kemanusiaan akan bisa muncul hanya dengan kepada orang yang percaya bahwa dia ini ciptaan Allah yang harus menghormati semua orang,” terangnya.

Lanjut Sumrambah, Agama mengajarkan tentang kedamaian, dan agama mengajarkan bagaimana bersikap pada orang lain. Tidak ada agama satu pun yang mengajarkan tentang pembunuhan, kekerasan dan lain sebagainya. Maka jangan jadikan agama sebagai alasan untuk melakukan hal yang tidak baik. 

“Saya berharap dengan adanya bedah buku kisah nyata Syahrul Munif taubatnya mantan tentara isis kembali ke pangkuan NKRI  ini bisa menjadikan satu pemahaman bagaimana pentingnya persatuan dan kesatuan untuk menghadapi era global,” harapnya.

Di tempat yang sama, Kapolres Jombang AKBP. Muh. Nurhidayat menyampaikan, terima kasih kepada PT. Media Pertiwi Memo Xpos yang sudah mengadakan kegiatan bedah buku. Semoga kegiatan serupa dapat dilanjutkan, sebab banyak potensi – potensi penulis buku di Kabupaten Jombang. 

“Ketika Nara sumber yang di hadirkan untuk menyampaikan merupakan subjek atau pelaku yang mengalami akan lebih mengena di masyarakat, dibandingkan orang lain yang mrnyampaikan,” tuturnya.

Sementara itu, Direktur PT Media Pertiwi Memo Xpos Mohammad Masrur mengucapkan terimakasih kepada pemerintah Kabupaten Jombang atas bantuan, support dan dukungan yang telah diberikan sehingga dapat terlaksana kegiatan bedah buku kisah nyata Syahrul Munif taubatnya mantan tentara isis kembali ke pangkuan NKRI. 

“Kegiatan bedah buku kisah nyata Syahrul Munif taubatnya mantan tentara ISIS kembali ke pangkuan NKRI. Saya rasa peserta cukup antusias dengan kegiatan ini, sebab dalam kegiatan ini terdapat kurang lebih 100 orang dan unsur masyarakat. Alhamdulillah yang hadir ada 140 peserta,” ungkapnya.

Tidak hanya itu, Masrur juga berharap dengan adanya bedah buku ini akan menjadi satu pemahaman bersama-sama melihat situasi bangsa dan negara agar dapat lebih memperbaiki keadaan bangsa dan negara pada saat ini. 

“Mungkin ini bagian dari pemahaman kita agar kita lebih bisa memanten lebih jauh, lebih detail, situasi bangsa dan negara ini. Apalagi momen politik tidak semakin tegak. Semoga dengan kegiatan bedah buku ini menjadi satu pemahaman bersama-sama melihat situasi bangsa dan negara saat ini,” harapnya. (lis)