Caption Foto : Pembangunan Rehab Pasar Pon Jombang 

mediapetisi.net – Pemerintah Kabupaten Jombang melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) terus mempercepat pembangunan proyek rehabilitasi Pasar Pon. Prosesnya, kini sudah mulai memasuki pembangunan fisik, yakni bagian gedung utama pasar.

”Untuk proyek di Pasar Pon, sekarang sudah masuk minggu ke 11, dengan progres 30 persen,” terang Hari Oetomo Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Jombang saat ditemui di kantornya.

Menurut Hari, untuk pembangunan kios sementara sudah selesai semua dan semua pedagang sudah menenmpati kios sementara itu. Sedangkan bangunan pasar lama di bagian belakang, juga seluruhnya sudah dirobohkan. Bahkan, kontraktor kini tengah bekerja membangun pondasi baru untuk bangunan pasar baru.

“Sudah mulai pemasangan kolom, cor pondasi juga sudah dikerjakan, pemasangan batu kali sebagai pondasi sloof juga sudah,” jelasnya. 

Sesuai perencanaan, Pasar Pon Jombang akan mengalami perubahan cukup signifikan diantaranya kegiatan pembangunan puluhan kios dan los pedagang. Yakni ada 72 kios dan 7 toko, serta 20 kios cadangan dan 75 untuk lesehan.

Selain itu, pembangunan Pasar Pon dilakukan supaya kondisi pasar lebih nyaman dan tidak lagi kumuh serta pedagang juga pembeli lebih nyaman. Karena nantinya ada pembagian tempat berjualan pedagang dengan zona kering dan zona basah.

“Sesuai dengan harapan Ibu Bupati Jombang Mundjidah Wahab, kondisi pasar serta fasilitas terus diperbaiki. Jadi paling menonjol perbedaannya nanti tidak kumuh lagi. Karena sudah dibagi zona, untuk pedagang kering dan basah,” papar Hari.

Untuk pemisahan zona pedagang komoditas basah dan kering juga sudah disosialisasikan kepada para pedagang. Sehingga, komoditi tidak sama pasti terpisah. Hanya saja, kalau komoditi sama kemarin semua menghendaki kembali berdampingan.

“Dalam proyek ini ada 72 kios dan 7 toko, serta 20 kios cadangan dan 75 untuk lesehan. Sedangkan untuk yang lesehaan dibuatkan meja dari cor seperti di Pasar Perak. Sehingga tidak pakai meja kayu. Saya berharap, setelah kegiatan rehab selesai, aktivitas pasar lebih ramai dan pedagang pasar ekonominya lebih meningkat serta untuk percepat PAD,” pungkasnya. (lis)