Caption Foto : Siswa MAN I Jombang saat menerima Piala dari Kemenag Provinsi Jatim

mediapetisi.net – Tondo Samiadi, S.Pd., M.MPd., WN., PN. Ketua umum Percasi Jawa timur menghadiri Kejuaraan catur Porseni Madrasah Aliyah tingkat provinsi Jawa Timur tahun 2022 di MAN 3 kabupaten Jombang pada tanggal 26 Maret 2022.

Ketua Umum Percasi Jawa Timur Tondo Samiadi menyampaikan pertandingan catur pada Porseni MA se Jawa Timur menggunakan sistem Swiss Manager dengan waktu 25 menit masing – masing pemain apabila di akumulasi menjadi 50 menit keseluruhan. 

“Porseni MA tingkat Provinsi Jawa Timur cabang olahraga catur diikuti sebanyak 38 peserta putra dan 38 putri dengan tujuan nanti akan muncul atlet atlet berpotensi untuk memperkuat tim Jawa Timur di tingkat yang lebih tinggi baik itu skala nasional atau skala internasional,” terang Tondo. Sabtu (26/3/2022)

Caption Foto : Pimpinan Wasit Pungky Wahyu Febrian saat menyerahkan piala juara putri

Sedangkan Pimpinan Wasit Pungky Wahyu Febrian, WN., PNP., Wasit pairing Junaidi Harahap WNP, PNP, Wasit lapangan Wahyudi Sulistya WNP. dan koordinator lapangan Siti Lilik Mas’ulah SPd, WNP, PNP yang dibantu oleh Ubaidurrochman.

Untuk siswa siswi yang menjadi juara diantaranya kategori juara 1 diraih oleh Muhammad Hudan Nurrohman MAN 2 Kota Probolinggo, juara 2 oleh Muhammad Randi Wahyu Romadhon. MAN I Jombang. Juara 3 oleh Nizam Arby Prasetya MAN I Kediri. Sedangkan kategori putri juara 1 diraih oleh Aurellia Vania Winanda MAN 2 Kota Malang  Juara 2 Syalwa Cantika Arifianto MAN Pacitan dan juara 3

Hapsari Nur Cahyani MAN I Kediri.9

Sementara itu, Tri Anto Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur usai menyerahkan piala kejuaraan ketika diwawancarai mengatakan, untuk meningkatkan sportifitas yang artinya ketika kita sportif maka yang kalah tidak terlalu minder yang menang tidak terlalu sombong jadi semuanya sama tergantung bagaimana kita menyikapinya antara kemenangan dan kekalahan.

Lanjut Anto, menumbuhkan prestasi di lingkungan peserta didik yakni di madrasah masing masing, bahwa sebenarnya madrasah itu sendiri tidak kalah dengan sekolah baik ilmu agama, ilmu umum, seni  dan olahraga semua meraih prestasi yang sama.

“Karena pada dasarnya insan Kamil atau siswa yang sempurna adalah kemampuan di bidang agama dan akademik serta olah raga, Kami sangat mengharapkan , sangat bangga dengan prestasi prestasi yang sudah diraih. Melalui olahraga peserta dapat di pupuk dan di tumbuhkembangkan untuk kemajuan madrasah di bidang olahraga dan seni,” pungkasnya. (lis)