Caption Foto : Bupati Jombang didampingi Kepala DLH, Kepala BPKAD, Sekretaris Disdagrin, Sekdin PUPR, Sekdin Perkim, Kadis Perikanan, Sekdun Kominfo, Kabag. Perekonomian dan Kabag. Humprot saat memantau operasi pasar

mediapetisi.net – Pemerintah Kabupaten Jombang melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) Kabupaten Jombang bekerjasama dengan Disperindag Provinsi Jawa Timur yang didukung oleh Bulog Sub Divisi Regional Surabaya Selatan Mojokerto – Jombang, dan Peternak Ayam Petelur Kecamatan Bareng menggelar operasi pasar di Pasar Citra Niaga (Pasar Legi) Jombang. (21/1/2022)

Usai memantau operasi pasar, Bupati Jombang Hj. Mundjidah Wahab saat diwawancarai awak media mengatakan bahwa hari melaksanakan Operasi Pasar atas kerjasama antara Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Jombang dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Propinsi Jawa Timur, Perum Bulog Sub Divre Surabaya Selatan (Wilayah Mojokerto – Jombang) dan Peternak Ayam Petelur Kecamatan Bareng Kabupaten Jombang. Dengan menjual komoditi Minyak Goreng, Gula, Beras Medium dan Telur.

“Operasi Pasar yang kita laksanakan ini karena kenaikan harga bahan pangan sehingga mampu membantu mengurangi beban kebutuhan masyarakat serta dapat menstabilkan harga,” ungkapnya.

Sedangkan sembako yang disiapkan dalam operasi pasar tersebut diantaranya minyak goreng sebanyak 1.200 liter dan dijual dengan harga Rp 14.000 per liter. Beras medium ada 1000 kilogram dan dijual dengan harga Rp 8.700 per kilogram. Gula pasir sebanyak 500 kilogram dan dijual dengan harga Rp 12.000 per kilogram serta telur sebanyak 500 kilogram dan dijual dengan harga Rp 18.000 per kilogram.

Selain itu, operasi pasar ini untuk memastikan ketersediaan bahan pangan, dan harga bisa dijangkau oleh masyarakat. eperti beras medium yang harganya sangat terjangkau. Operasi pasar juga dapat meringankan beban masyarakat dan operasi pasar ini dilakukan di seluruh  Provinsi Jawa Timur dan hari ini di Kabupaten Jombang.

“Selanjutnya, kita menunggu program provinsi karena kita mengikuti saja. Jadi kalau provinsi turun, kita di Jombang juga bersama-sama. Kalau memang nanti berapa hari ya kita mengikuti program dari provinsi,” jelas Bupati Mundjidah.

 

Minarti (47) salah satu yang ikut mengantri operasi pasar ersebut mengaku terbantu dengan adanya operasi minyak goreng murah ini dan sembako lainnya. Apalagi belakangan ini harga minyak menjadi sorotan lantaran harganya yang cukup tinggi. Gula juga mengalami kenaikan meskipun tidak setinggi kenaikan harga minyak.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada pemerintah karena sudah menstabilkan harga minyak dengan harga Rp. 14.000,- / liter, gula pasir Rp. 12.300,-/kg, beras medium Rp. 8.700,- /kg dan telur Rp. 18.000,-/kg,” pungkasnya. (lis)