Caption Foto : Atlet Karateka saat melakukan latihan

mediapetisi.net – Pandemi Covid-19 melandai, Kejuaraan Karate Jombang Open tahun 2021 akan digelar tanggal 26 – 28 November di GOR Merdeka Jombang. Selasa (23/11/2021) telah terdafyar 1.212 atlet Karate-ka putra-putri dari berbagai daerah.

Ketua Harian FORKI (Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia) Kabupaten Jombang Drs. Kwat Prayitno, M.Si saat dikonfirmasi mengatakan Kejuaraan Karate Jombang Open tahun 2021 akan dilaksanakan mulai tanggal 26 – 28 November karena para atlet sudah merindukan, mengingat selama Covid-19 melanda Indonesia, nyaris tidak ada kejuaraan tatap muka yang boleh diselenggarakan oleh pemerintah. Sehingga pada gelaran tahun 2021, antusias tampak atlet dari berbagai daerah.

”Banyak sekali yang akan ikut, sampai hati ini telah terdaftar 1.212 atlet Karate-ka putra-putri dari berbagai daerah. Mereka sangat antusias, mungkin karena sudah lama gak ada event yang digelar secara langsung tingkat nasional,” ungkapnya.

Menurut Kwat,1.212 atlet putra dan atlet putri sudah mendaftar, dari 82 kontingen yang berasal dari 21 Kabupaten/Kota di Jawa Timur, juga beberapa dari Provinsi lain, yaitu Jawa Barat dan Jawa Tengah. Atlet akan turun di 1.346 kelas pertandingan dan 79 kategori kelas, mulai pra usia dini (5-6 tahun), usia dini (7-9 tahun), pra pemula (10-11 tahun), pemula (12-13 tahun), kadet (14-15 tahun), Junior (16-17 tahun) dan under dibawah  usia 21 tahun.

“Dari Jombang sendiri sudah ada 159 atlet yang mendaftar. Mereka akan turun di 200 kelas pertandingan. Kejuaraan akan dibuka oleh Bupati Jombang Hj. Mundjidah Wahab, pada Jum’at (26/11/2021) pagi dan Kejuaraan ini memperebutkan Piala Jenderal (Purn) Widjojo Soejono XIV, Piala Gubernur Jawa Timur XVII dan Piala Bupati Jombang XIX,” terangnya.

Kwat meminta semua atlet Jombang turun dalam event tersebut, mumpung dilaksanakan di Jombang, jaraknya dekat, bisa tambah jam terbang tingkat nasional, karena ini nanti akan diikuti lintas provinsi. Khusus untuk atlet Jombang, biaya pendaftaran ada diskon 50 persen. Bagi peraih medali, uang pendaftaran akan dikembalikan seluruhnya. Biaya pendaftaran kontingen dengan gratis kaos yang mulanya Rp 250 ribu menjadi Rp 125 ribu, untuk pendaftaran kelas perorangan dari Rp 150 ribu menjadi Rp 75 ribu, dan untuk kelas beregu dari Rp 200 ribu menjadi Rp 100 ribu.

“Untuk peralatan pertandingan seperti gum shield (pelindung gigi), handprotector, facemasker, body protector, skin decker (pelindung kaki), chess protector (pelindung badan), sabuk pertandingan merah biru, disediakan sendiri masing-masing kontingen. Sesuai peraturan pertandingan, menggunakan  standar WKF (World Karate Federation),” pungkas Kwat. (lis)