Caption Foto : Kepala SMAN 2 Jombang Budiono saat ditemui di ruang kerjanya

mediapetisi.net – Setelah ditetapkan Covid-19 di Kabupaten Jombang masuk level 1 dan pembelajaran tatap muka sudah di berlakukan, namun pembelajaran tatap muka di SMAN 2 Jombang masih tetap menggunakan sistem ganjil-genap yakni siswa bergilir sesuai dengan absen ganjil genap. Selama pembelajaran tatap muka menggunakan sistem ganjil-genap, guru-guru  di SMAN 2 Jombang mengajar secara offline dan daring, guru juga mengajar secara live pada siswa-siswi yang daring ketika mengajar siswa siswi yang offline.

“Jadi guru-guru di SMAN 2 Jombang baik yang muda maupun tua alhamdulillah sudah bisa mengikuti zaman teknologi pada sekarang ini. Apalagi Kemendikbud juga memberikan fasilitas dan memberikan ruang aplikasi untuk pembelajaran daring sementara ini SMA negeri 2 saat pembelajaran daring menggunakan Google meet dan Google classroom,” terang Budiono saat ditemui di ruang kerjanya. Senin (15/11/21)

Meskipun dalam masa pandemi covid 19,  Budiono menganjurkan untuk siswa-siswi SMAN 2 Jombang untuk tetap eksis baik di bidang  akademik maupun bidang non akademik.

“Alhamdulillah dengan anjuran saya dan tantangan saya siswa siswi SMAN 2 Jombang bisa menjalankan anjuran dan tantangan saya salah satunya OSIS di SMA negeri 2 mereka mampu membuat acara PURNAWIYATA yakni kegiatan yang mengundang kurang lebih 32 perguruan tinggi melalui google meet, merayakan ulang tahun SMA negeri 2 Jombang dengan mengundang salah satu band meskipun virtual, pelatihan public speaking yang bekerja sama dengan Dinas KOMINFO, Paskib (GELEGAR) se Jawa Timur Islamic SMADA Competition se Jawa Timur dan lainya,” jelasnya.

SMAN 2 Jombang ada 2 jurusan yakni jurusan IPA (Ilmu Pengetahuan Alam) dan IPS (Ilmu Pengetahuan Sosial) dengan jumlah siswa laki-laki 403 dan perempuan 634, total keseluruhan 1037 siswa. Tidak hanya itu, Budiono juga memberikan apresiasi kepada seluruh siswa SMAN 2 Jombang yang telah meraih juara perlombaan baik di tingkat provinsi maupun nasional di bidang akademik.

“Saya sangat bangga dan mengapresiasi pada anak – anak yang menjadi juara lomba karya tulis ilmiah tingkat nasional, lomba bidang studi tingkat nasional, lomba pidato tingkat nasional, lomba pembuatan video edukasi tingkat nasional dan provinsi, lomba poster publik tingkat nasional,  olimpiade bidang studi tingkat provinsi, lomba karya tulis ilmiah Al Quran tingkat nasional, lomba Essay tingkat nasional dan lainya kurang lebih ada 38 anak, serta  siswa yang lolos OSN tingkat Kabupaten tahun 2020/2021 kurang lebih ada 11 anak,” ungkapnya.

Di tahun 2020/2021 siswa yang di terima di PTN ada 280 dengan rincian SNMPTN/ Rapor 56 anak dan SBMPTN dan lainya 224 anak, dan meskipun di SMA tidak ada yang namanya Prakerin (praktek kerja industri) namun  di SMAN 2 Jombang ada program 2 SKS dan 4 SKS yakni sekolah 2 tahun dan 4 tahun, untuk saat ini sudah berjalan di tahun ke 2. Budiono juga berharap agar kedepannya SMAN 2 Jombang bisa lolos dan bisa menjadikan SMAN 2 Jombang menjadi sekolah penggerak sehingga bisa memotivasi sekolah sekolah yang lainnya.

“Saya rasa SMA negeri 2 adalah satu-satunya sekolah yang daftar menjadi sekolah penggerak, yang insya Allah pengumuman lolos atau tidaknya bulan Januari sampai Februari antara 2 bulan itu semoga saja SMA negeri 2 bisa lolos dan paling cepat kalau memang kita lolos bulan Juni sudah terealisasikan dan sudah mulai aktif. Namun dengan adanya lolos sekolah penggerak maka kurikulum di SMA negeri 2 juga akan berubah sesuai yang disampaikan oleh pak nadiem Kepala Kemendikbud,” pungkas Budiono. (lis)