Caption Foto : Rektor UNDAR Jombang bersama Wakil Rektor dan Kepala RS Haji Surabaya

mediapetisi.net – Universitas Darul Ulum (UNDAR) Jombang melaksanakan vaksinasi bagi Mahasiswa, Dosen, Tenaga Pendidikan dan Masyarakat umum. Bertempat di Ruang Aula Universitas Darul Ulum Jombang. Minggu (24/10/2021)

Hadir dalam kegiatan vaksinasi tersebut diantaranya Rektor UNDAR Dr Amir Maliki Abitolkha M.Ag, Wakil Rektor Bidang Akademik Dr Romlan M.Hum, Wakil Bidang Prasarana M. Zainul Arifi, Mt  dan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Saiful Bahri, SH. M.Hum dan Wakil Rektor Bidang Kerjasama Dr Agus Raikhani MMT serta Kepala Rumah Sakit haji Surabaya Dr  Ariandani.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang diwakili  Kepala Rumah Sakit Haji Surabaya Dr. Ariandani menyampaikan bahwa Gubernur Jawa Timur menyampaikan apresiasi yang tinggi pada Universitas Darul Ulum Jombang yang telah membantu Pemerintah daerah dalam upaya percepatan vaksinasi dan perkembangan konfirmasi Penularan yang semakin melandai di Jawa Timur. 

“Sekolah atau kampus sudah melaksanakan pembelajaran tatap muka secara terbatas dengan tetap menjaga protokol kesehatan. Meski sudah divaksin tetap jangan lengah juga kendor, harus tetap menerapkan protokol kesehatan,” ungkapnya.

Sementara itu, Rektor UNDAR Jombang Dr. Amir Maliki Abitolkha M.Ag menyampaikan Universitas Darul Ulum Jombang bekerjasama dengan Dinas Keseharan Kabupaten Jombang dan Vaksinator RSI Jombang melaksanakan vaksinasi bagi Mahasiswa, Dosen, Tenaga Pendidikan dan Masyarakat sekitar. Vaksinasi tersebut merupakan bagian dari upaya untuk membantu progam Pemerintah dalam upaya mempercepat program vaksinasi di Jombang dalam mewujudkan herd immunity.

“Hari ini telah dilakukan vaksinasi di UNDAR Jombang yang diikuti sebanyak 255 orang dan Vaksinator dari RSI Jombang. Sedangkan vaksinasi ini menggunakan dosis Astra Zeneca,” terangnya.

Selain itu, Civitas akademika UNDAR Jombang sudah melaksanakan vaksinasi sudah lebih dari 90 persen. Sedangnan tahapan Vaksinasi tersebut diupayakan sebagai bentuk komitmen kampus untuk melaksanakan protokol kesehatan dalam menjalankan pembelajaran tatap muka terbatas, tandas Rektor Amir. (lis)