Caption Foto : Kepala Dinas Dikbud Jombang Agus Purnomo saat ditemui di kantornya

mediapetisi.net – Perubahan status PPKM Kabupaten Jombang dari level 4 menjadi level 3, ada perubahan terkait dunia pendidikan serta kebudayaan dimasa pandemi dalam ruang kerja. Status PPKM Kabupaten Jombang ada penurunan dari level 4 menjadi level 3. Tetapi masih tetap dilakukan evaluasi, karena real kondisi dilapangan dari sisi zona masuk ke zona orange. Tetapi di masing-masing Kecamatan masih rata zona merah kecuali Kecamatan Ngusikan dan Wonosalam

“Terkait dengan dunia Pendidikan dan Kebudayaan masih kita evaluasi sampai satu bulan kedepan apakah sudah benar-benar menurun atau justru belum labil. Sehingga begitu kondisi sudah benar-benar menurun maka akan kita lakukan secara tatap muka baik dari sisi pembelajaran maupun kebudayaannya,” terang Agus Purnomo Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang saat ditemui di kantornya. Kamis (19/8/2021)

Walaupun dari sisi regulasi Kabupaten Jombang sudah dapat melakukan pembelajaran tatap muka. Tetapi akan dilakukan evaluasi dalam waktu satu bulan kedepan bersama Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang. Terkait kuota untuk pembelajaran daring di masa pandemi sudah di tangani langsung oleh Pemerintah Pusat dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

“Kuota internet untuk pembelajaran daring langsung dilihat dari Daftar Pokok Pendidikan (Dapodik) tanpa melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten maupun Kota. Jadi kuota langsung dikirim kepada siswa,” jelas Agus.

Ketika disinggung terkait beberapa Sekolah Menengah Pertama yang difungsikan sebagai Rumah Sehat Agus menyampaikan, Peralihan dari Rumah Sehat kembali menjadi sarana pendidikan akan dilakukan sterilisasi.

“Jadi tidak perlu takut karena sebenarnya persebaran covid melalui percikan (droplet), bukan karena ditempai sehingga bisa menyebar. Tetapi tetap kami antisipasi ketika semua sudah tidak difungsikan sebagai Rumah Sehat akan dilakukan sterilisasi dengan melakukan penyemprotan disinfektan oleh Dinas Kesehatan,” ungkapnya.

Menyikapi Demo dari pekerja seni di halaman Dewan Kesenian Jombang beberapa waktu lalu Dinas Pendidikan dan Kebudayaan sudah memberikan solusi tampil secara virtual karena selama pandemi pihaknya sudah melaksanakan kegiatan yang berhubungan dengan kebudayaan secara virtual.

“Kita memfasilitasi supaya rekan-rekan bisa berekspresi. Salah satunya pagelaran wayang secara virtual yang di fasilitasi oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Jadi sudah ada data di bidang Kebudayaan juga sudah ada jadwalnya nanti akan kita undang. Kepada peserta didik, wali murid dan pekerja seni di Kabupaten Jombang tetap harus kita jaga betul protokol kesehatan serta rasa kesadaran kita, karena kunci untuk memerangi pandemi adalah mentaati semua protokol kesehatan yang di tentukan oleh Kementerian Kesehatan. Insyaallah kita akan segera bangkit dan kegiatan-kegiatan bisa berjalan sesuai dengan apa yang kita harapkan bersama,” pungkas Agus. (azl)