Caption Foto : Himbauan Satlantas Polres Jombang melalui Baleho di beberapa titik wilayah Jombang kota

mediapetisi.net – Tranformasi menuju Polri yang PRESISI ( Prediktif, Responsibilitas, Transparansi berkeadilan) Satlantas Polres Jombang memberi himbauan kepada masyarakat melalui baleho terkait pemberlakuan PPKM darurat karena melonjaknya kasus penyebaran Covid-19 dan adanya penyebaran varian baru virus Corona. Sehingga pada Kamis 1 Juli 2021 Presiden Joko Widodo memaparkan keputusan mengenai kebijakan PPKM darurat Jawa-Bali mulai tanggal 3 – 20 Juli 2021.

Kapolres Jombang AKBP Agung Setyo Nugroho SIK. MH saat dikonfirmasi mengatakan dengan adanya kebijakan PPKM darurat Jawa – Bali yang sudah disampaikan Presiden Joko Widodo, Satlantas Polres Jombang memberi himbauan kepada masyarakat dengan memasang baleho terkait pemberlakuan PPKM darurat di wilayah kabupaten Jombang mulai tanggal 3 – 20 Juli 2021 dengan membatasi atau memperketat kegiatan sesuai Instruksi Kemendagri No. 15 tahun 2021. 

“Sedangkan lokasi pemasangan Baleho pemberlakuan PPKM darurat di wilayah kabupaten Jombang yakni di simpang empat Stasiun Jalan KH. Wakhid Hasyim, simpang empat Sambong, simpang tiga Terminal, simpang Jalan KH. Wakhid Hasyim (Pos Kota Jombang), Jalan Dr. Soetomo (Depan SMA 3 Jombang) dan simpang tiga Jalan A. Yani depan Pasar Legi Jombang,” terangnya.

Menurut Kapolres Agung, jenis kegiatan yang dibatasi atau diperketat antara lain adalah sektor non esensial berlaku 100% Work From Home (WFH) yakni sektor yang tidak menyediakan bahan pokok atau bahan makanan, perawatan medis dan penyediaan obat obatan.

“Untuk sektor esensial berlaku 50% Work From Office (WFO) dengan protokol kesehatan ketat, sektor esensial tersebut seperti sektor keuangan dan perbankan, pasar modal sistem pembayaran, teknologi informasi dan komunikasi, perhotelan non penanganan karantina Covid 19 dan industri orientasi ekspor,” jelasnya.

Sementara itu, sektor kritikal berlaku 100% work from office dengan protokol kesehatan ketat yakni seperti sektor energi, kesehatan, keamanan, logistik dan transportasi, industri makanan dan minuman, Petrokimia, semen, objek vital, penanganan bencana, proyek strategis nasional konstruksi, utilitas dasar, industri pemenuhan kebutuhan pokok sehari-hari.

“Tidak hanya itu, Satlantas Polres Jombang juga membatasi atau memperketat kegiatan di supermarket, pasar tradisional, toko kelontong dan pasar swalayan yang buka sampai dengan pukul 20.00 WIB  dengan pengunjung 50% akan tetapi apotek atau toko obat dapat buka 24 jam. Begitu pula warung makanan atau rumah makan, cafe, pedagang kaki lima hanya boleh melayani pembelian secara take away atau delivery atau tidak boleh makan ditempat,” pungkas Kapolres Agung. (lis)