Caption Foto : Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang saat ditemui di ruang kerjanya

mediapetisi.net – Sudah berjalan dua bulan, Pembelajaran Tatap Muka sistem shifting Tingkat SD/SMP di Kabupaten Jombang berjalan dengan cukup efektif. Pembelajaan tatap muka sistem shifting tersebut sudah berjalan mulai tanggal 6 April 2021 berdasarkan hasil evaluasi teman – teman khususnya dari bidang pembinaan pengadaan dan bidang pembinaan SD maupun SMP sudah cukup efektif, sehingga sistem shifting ini akan tetap diterapkan.

“Selama proses pembelajaran tatap muka dengan sistem Sift ini Alhamdulillah sangat lancar tidak ada kendala, walaupun ada sedikit yang kita tutupi. Mungkin terkandang pelaksanaannya ada yang sedikit mengabaikan Protokol kesehatan, tetapi teman teman tetap bisa saling mengingatkan karena memang ini untuk kepentingan kita bersama,bukan hanya untuk sekolah pendidikan masing-masing,” terang Agus Purnomo Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang saat ditemui di ruang kerjanya. Kamis (27/5/2021)

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang berusaha semaksimal mungkin untuk saling mengingatkan agar protokol kesehatan ditaati sehingga tidak terjadi hal hal yang tidak diinginkan. Tidak hanya itu, Agus Purnomo juga menjelaskan, untuk pendaftaran peserta didik baru SD dan SMP tahun ajaran 2021/2022  ini ada dua yang harus dilakukan, pertama melakukan pendataan dengan meng-upload seluruh persyaratan sampai nanti tanggal 12 juni 2021 dan kedua melakukan pendaftaran mulai tanggal 24 sampai 27 Juni 2021.

“Untuk pelaksanaan pendaftaran online menggunakan link yang nantinya digunakan untuk meng-upload persyaratan yang diperlukan, tetapi di tingkat SD rata -rata meminta bantuan operator tapi ada juga yang langsung dari orang tua yang mendaftarkan,” jelasnya.

Menurut Agus Purnomo, Pelaksanaan PPDB (Pendaftaran Peserta Didik Baru) SD dan SMP sama dengan tahun kemarin hanya saja yang membedakan tahun ini sudah tidak ada surat keterangan domisili.

“Harapan saya semoga penerimaan PPDB sesuai dengan harapan masyarakat, serta apa yang menjadi harapan dari pemerintah pusat dengan sistem online ini betul – betul bisa terwujud sesuai dengan harapan masyarakat,” pungkas Agus. (lis)