Caption Foto : Wakil Bupati Jombang saat menyematkan tanda peserta

mediapetisi.net – Jambore Remaja Jombang tahun 2019 dengan tema “kalau terencana, semua lebih mudah” dibuka oleh Wakil Bupati Jombang Sumrambah SP. dengan ditandai penyematan tanda peserta kepada peserta jambore remaja. Dihadiri Waka Polres, Asisten 1, Kepala Dinas PPKB dan PPPA, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Jombang serta pengurus dan ikatan satuan generasi remaja (insan genre) Kabupaten Jombang. Bertempat di Ruang Bung Tomo kantor pemerintah kabupaten Jombang. Selasa (22/10/2019).

Pada pembukaan Jambore remaja Jombang juga dibacakan deklarasi insan genre, bahkan kejutan ulang tahun untuk Wakil Bupati Jombang setelah Wakil Bupati selesai membuka kegiatan jambore, meskipun ulang tahunnya pada 25 Oktober nanti.

Wakil Bupati Jombang, Sumrambah menceritakan beberapa kisah inspiratif untuk menggugah semangat generasi muda, generasi emas Indonesia. Generasi ini generasi dengan kegalauan dan ketidakpercayaan diri untuk menjadi orang yang hebat, besar, sukses dan berhasil. Hal tersebut menjadi problem generasi dan bangsa saat ini. Jika menjadi generasi emas dan generasi bangsa seperti yang diharapkan untuk menjadikan bangsa Indonesia bangsa yang besar, maka kepercayaan diri harus dibangun, memiliki cita-cita setinggi langit, tidak menyerah dan yakin dapat melakukan kebaikan sebagai generasi emas bangsa.

“Ada 4 cara untuk menjadi generasi besar, generasi emas bangsa Indonesia diantaranya Kepercayaan diri yang tinggi, strategi mencapai cita-cita, berani menjalankan strategi tersebut dan kerja keras. Selain itu, generasi muda juga harus memiliki semangat yang luar biasa, karena semangat itu tidak memiliki batas, namun memiliki kekuatan seperti bom atom yang jika digabungkan dengan keyakinan akan membuat ledakan yang sangat luar biasa. Jangan pernah menyerah, yakinlah, karena jika yakin pasti ada jalan keluar,” pesannya.

Sumrambah menginginkan agar generasi saat ini adalah generasi yang berisi yang mampu membawa kebanggaan dan kejayaan bangsa Indonesia nanti. Sumrambah juga berpesan agar meskipun berbeda tetapi semua memiliki semangat yang sama, semangat berjihad untuk melawan Narkoba untuk menyelamatkan Indonesia agar generasi Indonesia tetap tumbuh dan berkembang menjadi generasi emas, harapnya.

Sementara itu, Asiten pemerintahan dan kesejahteraan rakyat sekretaris daerah kabupaten Jombang, Drs. Mas’ud, M.Si menambahkan, permasalahan kehidupan remaja sangat banyak dan kompleks, diantaranya: kasus Narkoba, kekerasan pada perempuan dan anak, bahkan kasus penyakit HIV/AIDS, tawuran remaja dan bullying. Untuk itu, diperlukan penguatan dan pembekalan ilmu pada remaja dengan berbagai kegiatan, yaitu: PIK-R, insan genre, menyiapkan kehidupan bagi remaja. Dinas PPKB dan PPPA Kabupaten Jombang dalam wadah insan genre melaksanakan kegiatan jambore remaja yang bertujuan untuk memberikan akses informasi, pendidikan, konseling dan pelayanan tentang kehidupan berkeluarga, juga untuk memberikan kreativitas, pemahaman dan pengalaman bagi insan genre. Genre diharapkan memiliki obsesi untuk berinovasi sesuai dengan kemampuan yang dimilikinya, sehingga muncul generasi inovatif, kreatif dan generasi harapan semua. 

“Jambore remaja Jombang diikuti oleh 213 orang, yang terdiri dari: 57 orang basis masyarakat, PIK-R 39 orang, basis pendidikan SMA/MA 52 orang, mahasiswa 28 orang, insan genre 17 orang dan forum anak-anak 20 anak. Jambore remaja Jombang sendiri juga dilaksanakan selama dua hari mulai tanggal 22 hingga 23 Oktober 2019. Sedangkan untuk narasumber adalah wakil Bupati Jombang, BNN kota Mojokerto dan narasumber dari kampung Inggris Pare-Kediri yang akan memberikan materi yang bermanfaat bagi peserta,” terangnya.

Sedangkan Kepala Dinas PPKB dan PPPA Kabupaten Jombang, Nur Kamalia berterimakasih dan berharap motivasi, arahan dan semangat dari Wakil Bupati Jombang dapat memberikan semangat dan energi positif bagi semua yang hadir dalam kegiatan jambore remaja Jombang tersebut, pungkasnya. (rin)