Caption Foto : Warga saat membeli sembako di pasar murah

mediapetisi.net – Gerakan pangan murah oleh Polri untuk masyarakat, Polres Jombang melalui Polsek Tembelang menyalurkan harga beras, gula dan minyak goreng curah di desa Pulogedang kecamatan Tembelang Kabupaten Jombang dengan harga murah.

Total beras yang disalurkan sebanyak 400 kemasan/5  kg dengan harga 57.500/5kg sedangkan total gula 50 kg dengan kemasan dari Bulog hargaRp 17.500,- / kg dan total minyak goreng curah sebanyak 24 kantong, harga 1 liter Rp 16.500. Untuk telur sebanyak 46kg dengan harga telur Rp 25.500/ kg. Hal ini disampaikan oleh AKP Fadilah Kapolsek Tembelang. Jumat (15/8/2025)

Menurut Fadilah, stabilitas harga pangan dapat membangun ketahanan pangan nasional. Upaya tersebut merupakan Stabilitas pangan murah menjadi salah satu pilar penting dalam membangun ketahanan pangan nasional, yaitu kemampuan menyediakan pangan yang cukup, aman, dan terjangkau bagi seluruh penduduk yang disediakan.

Selain itu Fadilah juga menjelaskan, gerakan pangan murah dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan harga pangan yang terjangkau, masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pangannya tanpa harus mengeluarkan biaya yang terlalu besar, sehingga meningkatkan daya beli dan kesejahteraan secara keseluruhan,” jelas Fadilah.

Ditempat sama, Kepala Desa (Kades) Pulogedang adalah Eko Ariyanto ketersediaan pangan yang terjangkau dapat mengurangi potensi kerusuhan sosial yang disebabkan oleh kelangkaan dan mahalnya harga pangan. Tidak hanya itu, pangan murah juga mendukung pertumbuhan ekonomi.

“Stabilitas harga pangan yang murah dapat menciptakan iklim investasi yang kondusif, mendorong pertumbuhan ekonomi, dan mengurangi inflasi. Pangan yang terjangkau dan bergizi dapat meningkatkan produktivitas tenaga kerja, karena pekerja akan lebih sehat dan memiliki energi yang cukup untuk bekerja, ” paparnya.

Terimakasih kepada jajaran Polsek Tembelang telah memberikan pasar murah ditempat kami sehingga masyarakat kami terbantu. kedepan sinersitas ketahanan pangan yang sudah dilaksanakan tetap berjalan, pungkas Eko. (yn)